
PADANG, INVESTIGASI_Lelah hati, lelah perasaan, lelah pikiran, terobati saat selesainya pembagian daging kurban, selepas Sholat Idul Adha, Rabu (27/5). Ada kepuasan, saat pekerjaan selesai dilaksanakan. Walau ada riak, sudah biasa menyertai niat tulus menyelenggarakan kurban
Ada pembentukan, tentu ada laporan dan pembubaran. Itu yang dilakukan panitia kurban Mushalla Al-Mukarramah yang berlokasi di Ketaping, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang
Selesai Sholat Ashar, Minggu (31/5), pengurus Mushalla Al-Mukarramah dibawah kepemimpinan Evi Yurizal, melaksanakan rapat pertanggungjawaban panitia kurban, sekaligus pembubaran
Rapat dipimpin langsung Ketua Evi Yurizal, berjalan santai dan sarat rasa kebersamaan. Begitu juga Peter Panitia Kurban, melaporkan secara detil proses pelaksanaan kurban. Itupun disertai kwintasi memperkuat laporan.
Begitu juga Mimi, Sekretaris tak kalah cekatan menyiapkan laporan. Bersih dan didukung kwintasi menyertai laporan panitia kurban dibawah komando Peter. Inipun mendapat apresiasi dari peserta rapat
Evi Yurizal mengapresiasi kinerja panitia. Transparan, terbuka dan disertai bukti kwintasi uang keluar. Ia juga memuji pembagian daging korban yang merata. Bahkan, berat daging dibagikan, melebih dari tahun sebelumnya.
“Kalaupun ada riak itu biasa. Karena, setiap pekerjaan yang baik, tentu ada juga kritikan. Ini dianggap sebagai untuk evaluasi tahun berikutnya,” kata Evi yang akrab dipanggil Acik
Peter panitia kurban, juga mengucapkan terima kasih atas dukungan panitia dan warga. Sehingga, pelaksanaan kurban bisa berjalan dengan baik.” Sukses ini, juga berkat dukungan dan partisipasi warga,” katanya
Rapat itupun diakhiri rasa syukur. Beban yang disandarkan kepundak untuk penyelenggaraan kurban, sudah terlepas dengan adanya pertanggungjawaban. Dan, langsung dilakukan pembubaran panitia ini. Semoga tahun berikutnya, bisa lebih sukses lagi
Penulis
Novri Investigasi


