
Pasbar, Investigasionline– Jalan Lintas Provinsi. Simpang Empat Panti kembali terputus sepanjang kurang lebih 50 meter, sejumlah rumah warga tertimbun material tanah akibat longsor yang terjadi di Bukit Pasanggiang, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.
Bencana terjadi setelah curah hujan tinggi mengguyur kawasan tersebut beberapawaktu lalu hingga tanah labil dan mudah longsor. Material tanah, batu, dan pepohonan dilaporkan meluncur dari bukit hingga menutup badan jalan provinsi serta menimbun pemukiman warga di bawahnya. Akibatnya, jalur utama yang menghubungkan Simpang Empat Panti terputus di hantam material tersebut
Ketua DPD PSI Pasaman Barat, Mustafa Kemal, mengatakan bahwa dampak longsor semakin meluas dibandingkan dengan sebelumnya. Ia menyebutkan bahwa kerusakan infrastruktur dan rumah warga kembali bertambah akibat kejadian pada Sabtu pagi tersebut.
“Jalan putus dan rumah warga tertimbun bertambah lagi pagi ini. Titik jalan yang putus ditimpa longsoran tanah di Kampuang Pasanggiang, Nagari Talu, dengan kerusakan jalan sepanjang 50 meter, serta enam unit rumah tertimbun. Warga setempat sudah diungsikan ke gedung serbaguna,” ungkap Mustafa Kemal, Sabtu (29/11/2025).
Selain pemutusan akses jalan, jaringan listrik di wilayah terdampak juga dilaporkan padam. Ia menghimbau agar masyarakat tetap waspada dengan longsor susulan yang dapat saja terjadi.
“Peristiwa ini menambah daftar bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Pasaman Barat dalam sepekan terakhir. Kita berharap kondisi cuaca segera membaik agar proses penanganan dapat dilakukan dengan lebih maksimal,” katanya. fat


