
Dikeheningan malam, suara jengrik, sinaran rembulan, kerlap kerlip bintang menemani kesendirian. Ada rasa gelisah, diiringi rasa gundah dan perang bhatin. Apakah, melanjutkan menepi atau kembali kelapangan ‘marancah’ melakukan investigasi pekerjaan proyek bermasalah
Rasa rindu seperti dulu. Berlalang buana mengilingi Ranah Minang. Menapak jalan terjal, mendaki bukit dan beragam tantangan yang menghadang, menelusuri setiap jengkal pekerjaan infrastruktur di negeri ini. Panas dan hujan, tak menghalangi kalau sudah melangkahkan kaki
Membidani lahirnya media investigasi infrastruktur di Sumbar. Sudah banyak korban berjatuhan. Menghantarkan rekanan nakal, pejabat berhubungan dengan jasa ke jeruji besi. Rasanya, sudah lelang turun ke lapangan. Dan, pensiun dari hiruk pikuk pemberitaan terkait pekerjaan proyek
Awal 2000 an, banyaknya pekerjaan proyek bermasalah, pengaturan lelang, bagi bagi ‘uang cinduo’, Mark up pekerjaan, mengilhami lahirnya media investigasi infrastruktur. Dimentori M. Nurnas yang akrab dipanggil Cak Nur anggota DPRD Provinsi Sumbar (Dulu Ketua LPJKD ) Sumbar
Drs Nurul Hadi, Hidayat SH, MM dan Novri Hendri, S.Sos (Novri Investigasi), mendirikan media investigasi infrastruktur, bernama Bakinnews. Lahirnya media ini, momok menakutkan bagi rekanan maupun penanggungjawab proyek.
Belum genap setahun berdiri, sudah ada makan korban. Kasus Perumahan Jaruai, sampai ke ranah hukum dan Kabid yang bertanggungjawab terhadap pekerjaan menghuni jeruji besi. Dan, banyak lagi kasus terungkap, menghantarkan mereka yang bermain mempertanggungjawabkan perbuatannya dipengabnya penjara
Mengenal Sosok Novri Investigasi
Nama Novri Hendri yang akrab dipanggil Novri Investigasi, sudah tak asing lagi di dunia wartawan, khususnya di Sumbar. Wartawan pertama membuka media, berkaitan dengan pemberitaan proyek, Bakinnews ini, lakek tangannya, sudah dikenal orang. Bahkan, bersama Hidayat, SS, MA, Sumbar, ia juga mendirikan Media Binnews, sebelum mendirikan Media Investigasi tahun 2007.
Banyak korban berjatuhan selama ia menjalani profesi sebagai Wartawan Investigasi. Beberapa kasus yang dikupasnya menghantarkan mereka yang bermain di proyek ke jeruji besi. Setelah lama bergelut dengan dunia kasus, Novri Investigasi, mencoba mengarungi profesi baru. Itupun masih berkaitan dengan dunia jurnalis, sebagai penulis politik dan seniman
Beralih Profesi Menjadi Seniman
Disaat media cetak, mulai terpinggirkan oleh media online, Novri tak mau latah. Ia tak mau begitu saja menggeluti media online yang rentan copy paste. Channel Investigasi TV menjadi solusi untuk mengembangkan profesi. Dalam rentan setahun, Channel Investigasi TV, sudah memenuhi syarat youtoube, yakni 1000 subscribe dan 4000 jam tayang.
Sekarang, ia sudah menikmati jerih payahnya. Ia bisa menerima hasil dari Channel Investigasi yang dikelola. Tak puas begitu saja, Novri menapak dunia politik, melalui tulisan politiknya. Bahkan, tulisan politiknya sangat dinanti. Karena, gaya bahasanya yang menarik, mudah dipahami dan enak dibaca. Dikalangan politik, nama Novri sudah tak asing lagi. Teman yang enak untuk berdebat dan mencarikan solusi
Bukan sampai disitu saja, Novri Investigasi, merangkak ke dunia seni. Ia aktif di Seniman Minang Indonesia (SMI) sebagai Sekretaris Jenderal. SMI merupakan organisasi seniman, termasuk penyanyi dan pencipta lagu Minang. Artis terkenal dan papan atas dan legenda hidup pencipta lagu minang juga bergabung. Seperti Syamsir Pulungan, pencipta Lagu Ratok Pasaman.
Novri, tidak saja menciptakan lagu Minang, seperti Cinto Tajua Sayang Tagadai, Alek Baganti Tangih, Rumah Gadang Rang Caniago, Tasangkuik Cinto Jo Wartawan, juga menciptakan lagu dangdut, Dia Bukan Aku dan lagu Pop, Antara Padang dan Jambi, Reuni Bukan Arena Perselingkuhan. Lagu tersebut sudah di albumkan. Menariknya, Novri juga menciptakan lagu versi proyek.
Rancak Jalan Padang Painan, Abrasi Pantai Padang, Lapangan Cinduo Mato dan Pengendalian Banjir Batang Sumpur, Sawah Laweh, Pengendalian Banjir Batang Bangko Jo Suliti, merupakan lagu pesanan yang dibuatnya.
Termasuk lagu Tokoh politik, seperti Andre Rosiade dan Erwin Isril, Edriana Pilihan Kito, Cerrint Menuju Parlemen dan lainnya. Sosok wartawan, penulis dan seniman ini, sekarang aktif di Channel Investigasi TV dan menciptakan lagu.
Lalu, bagaimana bisa Novri menggeluti tiga bidang sekaligus dan apa kiatnya. Dan, apakah kembali merancah proyek bermasalah, setelah lama menepi. Bersambung
Penulis
Novri Investigasi


