
Menari diatas luka
Berjoget ditengah derita
Hidup bergelimang fasilitas
Disaat rakyat bermandikan air mata
Perjuangkan kesejahteraan rakyat
Bukan, bahagia diatas penderitaan rakyat
Negeriku sedang tidak baik baik saja. Demo dimana mana. Badai demonstran meluluhlantakan semua yang ada. Fasilitas umum, perkantoran, kendaraan gedung wakil rakyat, jadi amukan masa. Mencekam, bak api tak kunjung padam. Membara, membakar emosi warga
Kurangnya empati, menjadi pemicu. Mulutmu harimau, menerkam diri sendiri. Kritikan seharusnya menjadi instropeksi berbalas hinaan menyakiti hati. Bubarkan DPR, hanya ungkapan kekecewaan terhadap kinerja. Malah kata tolol keluar tanpa memikirkan akibatnya. Gejolak masa tak terhadang lagi
Gedung DPR tempat menyalurkan aspirasi rakyat, berubah menjadi panggung pesta. Seharusnya arena memperjuangkan kesejahteraan rakyat, malah berjoget diatas penderitaan rakyat. Seakan mati rasa, kehilangan hati nurani ditengah beragam persoalan menghantam negeri ini
Hanya air mata mengiringi gejolak yang terjadi. Luka anak bangsa berbalut emosi. Kekecewaan menjadi tragedi menyayat hati. Demo tak terkendali lagi. Bergerak tak henti. Gelombang masa, seakan melampiskan yang tersekat selama ini. Sampai kapan ini terjadi.
Entahlah, hanya bisa berharap, bara emosi bisa dipadamkan. Kerusuhan bisa dihentikan. Semakin lama dibiarkan, semakin banyak makan korban. Kedepan, sikapi persoalan dengan cerdas, bukan kata memperkeruh suasana. Dewan terhormat penghargaan yang melekat, jadilah pejuang rakyat, bukan pengkhianat melukai hati rakyat
Penulis
Novri Investigasi


