
Catatan Ringan : Richard, Akb
Hampir sepuluh bulan Masa kepemimpinan Wako Padang Fadly Amran, dan Wawako Maigus Nasir, setelah melakukan mutasi Senin (20/10/2025) lalu, berkembang lagi isu akan ada mutasi besar besaran di Pemko Padang awal November 2025 atau Januari 2026 ?.
Kalau tahap pertama melakukan mutasi di kalangan pejabat / fungsional level menengah dan rendah. Sebanyak 122 orang
Seperti pada posisi sejumlah camat, Kabag, fungsional setingkat eselon III dan eselon IV, Kasi dan beberapa orang lurah.
Putaran berikutnya diperkirakan akan dirombak di evel jabatan strategis, baik eselon III dan II . Seperti Kadis, Ka Badan, Asisten , inspektur kepala dan pejabat tinggi lainnya.
Sepertinya beberapa jabatan strategis menjadi lirikan, antara lain DPU, Diknas, sektor informasi komunikasi, sektor riil, perekonomian/ koperasi/ UMKM, pangan, sektor yang berhubungan dengan masyarakat banyak/ keselamatan manusia, sektor pengelola keuangan daerah (“pitih masuk dan kalua”) dan posisi strategis lainnya untuk diperkuat dan di segarkan l.
Penyegaran itu bisa berupa rolling saja, bisa juga ada yang diistirahatkan sementara. Kata isu berkembang.
Sepertinya Fadly Amran sudah komit dengan sembilan program unggulannya selam lima tahun kepemimpinannya, walaupun dana pendukung minim.tahun depan.
Makanya wajar dia memilih atau menempatkan orang orang diposisi Strategis yang ” kancang larinya tanpa dilacuik”.ibarat Kudo pacuan
Mereka harus paham dengan isi hati walikota.
Datang tanpa diundang dan pergi tanpa disuruah dalam bekerja,
Dalam artian cepat tanggap. Nan “Mangarati” Jo karajonyo,
Fadly sepertinya akan memilih “anak buah” yang cadiak pandai dan bukan yang “cadiak buruak”. “Lamak Dek Awak Katuju Dek urang”.
Karena Fadly Amran juga seorang angku Datuak/ Mak Datuak.
Mungkin dia menilai seseorang dengan sifat sifat keminangannya seseorang,
Sepertinya dia melihat seseorang,
Alun takilek lah takalam. Jaleh deknyo , ma “jantan batinonyo”.
Makanya nanti bila ada pejabat yang masih terpakai , di rolling atau di istirahatkan sementara, , jangan berkecil hati. Itu sudah keputusan terbaik Mak Datuak.(Fadly Amran)
Pemko tentu butuh pejabat yang tidak hanya pandai duduk manis dibelakang meja, tetapi bisa beradaptasi dengan lingkungan/ masyarakat.
Apalagi pada suasana keuangan daerah yang semakin minim, perlu orang orang yang bisa menjelaskan kondisi Pemda, dan bisa bekerja baik dalam suasana “senteang”./ terbatas.
Ada pula isu, untuk mengisi pejabat strategis di Padang akan ada di impor dari luar Padang??.
Semuanya tergantung selera Fadly Amran dan sesuai aturan main.
Pemko juga sudah melakukan semacam study kelayakan beberapa bulan lalu, tentu sudah ada nilainya masing masing pejabat, termasuk tes nyali dalam bekerja sesuai keinginan wako selama sembilan bulan terakhir.
Masyarakat menunggu sepak terjang Fadly Amran Cs , dan bentuk pembangunan yang akan dilakukannya sampai tahun 2029, baik di bidang kerohanian,, keagamaan, pendidikan, sosial budaya, ekonomi, sektor informasi komunikasi (IT/ digitalisasi) dan pembenahan berbagai infrastruktur kota, seperti sarana jalan, jembatan , irigasi, dan lainnya.
Serta bisa mencari terbosan, baik ke pusat dan ke pihak ketiga yang tidak mengikat sesuai ketentuan., untuk mendukung berbagai program yang telah tersusun rapi.
Akhirnya semua Progul yang telah dirancang akan terwujud, bila didukung pejabat yang kuat dan cerdas, jadinya Progul tidak hanya berupa cerita manis pelipur lara, , tetapi betu betul terbukti.. Semoga.


