
MALALAK, INVESTIGASI_Lama sudah tak diperbaiki. Dua tahun tanpa kepastian. Akhirnya, jalan Malalak – Padang Lua diperbaiki Pemprov Sumbar melalui Dinas Bina Marga Cipta Karya dibawah kepala Dinas Era Sukma Munaf.
Memang pekerjaan sedang berjalan, tapi ‘rancak’ jalan sudah terlihat. Dibeberapa ruas dilakukan sudah dilakukan pengaspalan, bak permadani hitam membentang panjang. Nyaman dan indah dipandang mata
Namun, ruas jalan tak sesuai dengan dana yang dikucurkan, pekerjaan pun sesuai anggaran. Penanganan dilakukan sepanjang 6,5 Km dengan anggaran Rp8,2 M itu, dari 6,5 Km tersebut, terdapat 2,2 Km jalan dalam kondisi rusak berat yang harus dilakukan rekon
“Maka, penanganan patching dilaksanakan di lokasi sepanjang 4,3 Km dan diprioritaskan untuk jalan yang sudah berlubang, disebabkan volume terbatas,” kata Tommy PPK via WA, Jumat 30/5), seraya mengatakan, penanganan patching dilaksanakan menjelang libur mudik kemaren.
Selanjutnya, pekerjaan akan dilanjutkan setelah lebaran. Itupun fokus penanganan di 10 segmen tersebut.”Kami akan melaksanakan optimalisaai penanganan dilapangan,” katanya, seraya mengatakan, ada juga pekerjaan saluran, itupun pekerjaan minor.
Suhu Aspal 130
Sebelumnya timbul tanda tanya. Jalan Malalak – Padang Lua itu, dikerjakan PT. Pratama Putra Sejahtera (PPS) perusahaan asal Solok. Sebab, Aspal Mixing Plant (AMP) dengan lokasi pekerjaan jaraknya cukup jauh.
Menurut Tommy dari Solok ke lokasi pekerjaan lebih kurang 51 Km. Jalur perjalanan Aripan – Padang Panjang – Padang Luar – lokasi 35 + 11 + 5 Km. Total lebih kurang 51 Km.” Sementara suhu aspal saat dipaparkan 130,” katanya.
Diakuinya, sekarang masih dalam tahap pekerjaan dan progres baru mencapai 39 %. Pekerjaan ada 10 segmen dengan total aspal 2,2 Km yang baru teraspal baru 3 segmen. Tertitip harapan warga dan pengendara, sebagai pekerjaan bisa tepat waktu dan mutu. Bersambung
Penulis Novri Investigasi


