
PADANG, INVESTIGASI_Nada sumbang mengiringi jalan menuju SMA Negeri 16 Padang. Jalan vital menuju Bukit Napa Simpang Akhirat Kuranji itu, kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan, terbilang sangat parah
Rusak memandang, jenuh perasaan melewati jalan itu. Bukan tanpa alasan mengungkapkan kekecewaan, sebab sepanjang pintu masuk Bukit Napa, jalan berhiasan lubang, bak kubangan kerbau
Banyak korban berjatuhan, rawan kecelakaan. Jalur vital, bukan cuma menuju SMA 16, tapi juga jalur pertanian warga Bukit Naga kesawah dan mengangkat hasil panen. Bahkan, rawan longsor saat hujan, karena Bukit Napa posisinya miring
Dilakukan Perbaikan
Kecemasan warga bertahun tahun itu, terobati juga. Sebab, sekarang jalan itu sedang dilakukan perbaikan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) proyek itu, dikerjakan PT. Arpex Prima Dhamor, konsultan pengawas PT. Aqsa Mandiri Consultan.
Tertitip harapan warga, proyek bernomor kontrak : Tgl SPMK.10/JK.19/Pemb.Jln/PJ.DPUPR/2026, masa pelaksanaan 90 hari kerja, selesai sesuai harapan, tepat waktu dan tepat mutu. Sehingga, pekerjaan, nilai kontrak Rp2. 429.860.996.00, tanggal kontrak 10 Agustus 2026 bisa dimanfaatkan
Pasalnya, jika tidak diselesaikan segera beresiko terhadap warga dan pengendara melintasi jalan itu, terutama anak sekolah. Apalagi, sekarang musim hujan, lubang jalan itu tertutup air, sehingga kendaraan melintasi jalan itu, terpuruk lubang
“Semoga rekanan bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak. Dan, pengawasan ketat perlu dilakukan di lapangan demi mengebut pekerjaan. Apalagi, sekarang pekerjaan akan terkendala cuaca ekstrem dan musim hujan. Semoga bisa diatasi dan pekerjaan bisa selesai tepat waktu, mutu dan administrasi,” ungkap Jon warga setempat. Semoga
Penulis Acong


