
Ketat, seru, jual beli serangan, strategi mengiringi Partai Final Piala Soeratin Cup15. Mempertemukan dua tim yang sama sama pernah merasakan juara nasional, pertanding enak ditonton. Partai penutup yang sangat menghibur penonton.
PSP Padang Muda, meski persiapan mepet, diragukan ikut turnamen ini, malah bermain all out, tampil menggila. Dan, rasanya tak percaya, persiapan seadanya, melangkah ke final. Sungguh perjuangan yang luar biasa dari para pemain.
Inipun berkat kebersamaan dan perjuangan yang luar biasa dari manager, pelatih, staf pelatih dan kru. Meski persiapan terbatas, membentuk kerangka tim memperkuat PSP Padang menyonsong Piala Soeratin CupU15, namun berbuah manis
Acungan jempol, juga layak diberikan kepada pengurus PSP dan besarnya dukungan orang tua. Sangat wajar kolaborasi dan kebersamaan ini, diapresiasi. Sebab, semuanya memberikan totalitas dan loyalitas untuk nama besar PSP Padang. Luar biasa, hanya itu kata yang tepat
Jalannya Pertandingan
Babak final mempertemukan dua tim juara nasional ini, merupakan anti klimak sepanjang laga, mulai babak penyisihan sampai final. Dua tim besar bertemu, laga pun terlihat seru. Di babak pertama PSP Padang, sempat ketinggalan. Namun, pada babak pemain bangkit da menciptakan gol penyeimbang yang sangat spektakuler
Sayang, nasib lebih berpihak kepada Josal FC. Akibat kelengahan pemain belakang PSP Padang, akhirnya kebobolan. Dan, skore bertahan 2 – 1 sampai pluit panjang ditiup. Menang kalah itu, biasa. Namanya juga pertandingan dan kompetisi
Kericuhan dan Insiden
Pluit panjang berbunyi, kericuhan pun terjadi. Insiden disebabkan tak terkontrolnya luapan emosi, suasana pun terlihat mencekam. Tindakan yang sering terjadi, dipenghujung pertandingan. Tapi, ada yang disayangkan, saat insiden ini terjadi
Mungkin terlampau emosi atau panasnya laga disertai panasnya hati, ada sebuah tragedi menyayat hati. Kenapa tidak, ada acungan pistol mengarah ke pihak PSP Padang. Diduga dari seorang Panpel Asprov PSSI Sumbar. Padahal, kesaksian orang yang melihat dan menyaksikan pertandingan, wasit cukup bagus dalam memimpin pertandingan.
Namun, atmosfer pertandingan yang tinggi, sehingga kedua tim terbawa emosi. Alhasil, setiap ada pelanggaran, pasti ada kerumunan. Berujung jalannya pertandingan terganggu. Entah apa penyebab, dipenghujung laga terjadi insiden memalukan. Bahkan, menjadi tanda, untuk apa ditodongkan senjata
Penulis
Novri Investigasi


