
PADANG, INVESTIGASI_Pekan ke 33 BRI Liga 1, menjadi partai maut beberapa tim yang terancam degradasi. Persis Solo, Madura Unitef, Semen Padang FC, PSS, berjuang keras, demi bertahan di Liga 1. Dan, berjuang sampai darah penghabisan agar tak menemani PSIS Semarang yang telah dahulu terjun ke jurang degradasi
Sebagai pecinta Semen Padang FC, Ketua Askot PSSI Kota Padang, Mastilizal Aye, SH, berharap pada laga krusial ini, Semen Padang FC wajib meraih poin penuh saat menjamu Persik Kediri
Dengan bijak dan sedikit sindiran, ia mengatakan, ini pertarungan hidup mati dan harga diri. Menyerah bukan tradisi. Kemenangan juga menguburkan impian para pembenci. Karena, tak suka perjuangan dan kerja keras Andre Rosiade yang mati matian berkorban demi menyelamatkan Semen Padang FC dari lubang degradasi
“Minggu,18 Mei 2025 ini, adalah hari hari yang ditunggu oleh penggemar dan pecinta Semen Padang FC Kemenangan adalah harga diri. SPFC harus tuntaskan perlawanan Persik Kediri. Serangan 7 hari 7 malam, harus di mulai sejak kick off ditiup wasit. Ingat, draw apa lagi kalah menjadi petaka, karena langsung pindah Alam ke Pegadaian Liga 2,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Padang ini
Semangat menyala, tekat membara, membahana para suporter Semen Padang FC. Termasuk di belahan wilayah Indonesia lainnya. Tim pesaing juga melakukan hal yang sama. Mereka juga tak mau menyelesaikan persoalan ke Pegadaian LIGA 2
“Mereka lebih suka tetap di BRI LIGA 1. Karena, Pegadaian Liga 2, bukan tempat menyelesaikan masalah. Seperti yang dialami PSIS Semarang yang sudah dahulu turun ke liga Pegadaian. Bahkan, Yoyok yang selama ini identik dengan PSIS Semarang, rumahnya langsung di geruduk oleh menggemar PSIS,” ulas pecinta berat Semen Padang ini
Ia juga mengatakan, kita tidak ingin persoalan ini, juga menimpa Win dan Andre Rosiade yang total dan habis habisan membantu SPFC. Sebab, jika Semen Padang FC, turun kasta, mereka akan jadi bulan bulanan pembenci yang selama ini tidak suka dengan kiprah mereka. Apalagi, yang suka mengacau di air keruh
“Berkat 4 pertandingan terakhir, tiga kali kemenangan dan satu kali imbang, telah mengkatrol posisi Semen Padang FC, keluar dari zona degradasi. Tren positif tersebut semoga berlanjut pada 2 laga pertandingan berikutnya. Kita tuntaskan melawan Persik Kediri terlebih dahulu. Demi memuluskan langkah bertahan di Liga,” ulas Aye panggilan akrabnya
Ia juga menghitung nghitung peluang Semen Padang, bertahan di Liga. Menang dengan Persik masih belum aman. Kecuali Barito Putra kalah di pekan ke 33 ini. Maka selesai perjuangan, meski masih ada PSS yang mengincar. Intinya, penentuan tetap pada pertandingan terakhir.
“Dengan melihat performa pertandingan 4 terakhir, saya memprediksi Semen Padang FC, bisa mengatasi Persik Kediri. Melawan PSIS Semarang dan Madura United, pada partai kandang, SPFC selalu selamat pada menit menit terakhir pertandingan. Dukungan kita semua, akan membantu Semen Padang FC meraih poin penuh melawan Persik Kediri,” ajak Mastilizal Aye yang juga sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Padang
Penulis
Novri Investigasi


