
Pasbar, Investigasionline– Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) terus berupaya membangun generasi muda sejak usia dini. Hal itu ditunjukkan dengan digelarnya kegiatan Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) yang dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kamis (25/9).
Kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor bupati ini mendapat sambutan antusias. Sebanyak 1.673 murid PAUD bersama 225 guru pendamping hadir dan mengikuti rangkaian acara dengan penuh semangat. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan kuat terhadap gerakan membangun pola hidup sehat sejak dini.
Bupati Pasbar, H. Yulianto, dalam sambutannya menekankan pentingnya membiasakan perilaku positif sejak usia emas anak. Menurutnya, usia dini merupakan fase krusial dalam pembentukan karakter sekaligus fondasi kesehatan fisik maupun mental.
“Anak-anak kita harus dibekali kebiasaan baik agar tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang kuat, sehat, dan berkarakter. Peran orang tua sangat besar dalam mengarahkan mereka menjadi anak Indonesia yang hebat,” ujar Bupati di hadapan peserta.
Lebih jauh, Yulianto menegaskan bahwa anak-anak PAUD saat ini merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan bangsa. Karena itu, segala bentuk dukungan, baik dari pemerintah, guru, maupun orang tua, sangat diperlukan agar mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan kondusif.
“Anak-anak PAUD inilah yang kelak akan menjadi generasi penerus perjuangan negara kita. Untuk itu perlu kita siapkan dan kita dukung bersama agar mereka tumbuh menjadi generasi hebat dan sehat,” tambahnya.
Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan senam massal dan pemeriksaan kesehatan ini. Ia menilai, program tersebut bukan hanya berdampak pada fisik, melainkan juga membantu pembentukan karakter anak sejak dini.
Sementara itu, Bunda PAUD Pasbar, Ny. Sifrowati, turut hadir dan memberikan motivasi kepada para murid dan guru. Ia menekankan pentingnya membiasakan anak-anak dengan kegiatan positif agar terhindar dari ketergantungan terhadap gawai yang kian marak di kalangan generasi muda.
“Melalui gerakan 7 kebiasaan anak hebat ini, kita berharap anak-anak tidak lagi berfokus pada handphone. Orang tua harus menjadi teladan, misalnya melalui gerakan ayah mengantar anak ke sekolah. Begitu juga guru, diharapkan memberi perhatian penuh tanpa membeda-bedakan anak-anak kita,” tegasnya.
Menurut Sifrowati, kebiasaan baik seperti disiplin, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama harus ditanamkan sejak dini agar anak tumbuh dengan kepribadian yang kuat. Peran guru PAUD dianggap strategis karena mereka merupakan garda terdepan dalam mendidik anak di usia emas.
Ia juga menambahkan, sebagai Bunda PAUD, dirinya akan terus mendorong serta mendukung penuh program-program pemerintah yang menyentuh sektor pendidikan anak usia dini. Harapannya, setiap anak di Pasbar mendapatkan kesempatan terbaik untuk mengembangkan potensi mereka secara optimal.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi bersama orang tua dan tenaga pendidik. Melalui langkah kecil seperti senam sehat dan pemeriksaan kesehatan gratis, diharapkan akan lahir generasi Pasaman Barat yang sehat, tangguh, dan berdaya saing di masa depan. Fat


