
PADANG, INVESTIGASI_Saat masuk ke lokasi pekerjaan jalan lingkung di Tanjuang Aua Nan XX, sebuah spanduk besar melintang di jalan. Sebagai pertanda jalan sementara tutup, disebabkan sedang ada pekerjaan.
Spanduk bergantungan diikat tali itu, bertuliskan Program Betonisasi Jalan Penyaluran Aspirasi Pokok Pikiran, Indra Guswandi Anggota DPRD Kota Padang
Spanduk itu, menemani alat berat, membongkar beton lama yang terpapar sepanjang 70 Meter. Beton lama itu, dibuang untuk pekerjaan betonisasi baru.
Tentu, timbul tanda tanya, kenapa tidak dilapisi saja dan kenapa harus dibongkar. Terjawab melalui Syafri, Ketua RW 2, jika dilapisi, jalan semakin tinggi dan air masuk rumah warga
Begitu juga, kata salah seorang pekerja, beton lama itu, dibongkar sedalam 12 meter, untuk diganti coran baru. “Dan posisinya, persis seperti beton lama,” kata pekerja, Kamis (18/9)
Pernyataan pekerja itu, menimbulkan keraguan, karena dikeruk hanya satu lapis, itupun ketebalan tak cukup 12 Cm. Namun, kita tunggu saja
Syafri : Tak Diberitahu
Dilokasi pekerjaan, Syafri Ketua RW Tanjuang Aua, mengaku ia tidak diberitahu ada pekerjaan. Tiba tiba saja alat berat, sudah bekerja menggeruk coran lama
“Pokir ini dititipkan kepada kecamatan. Kami, hanya menerima saja. Walau ini, sudah diusulkan tiga tahun lalu.Kami juga tak mendapat apa apa, walau sebungkus rokok,” katanya.
Sebelumnya, Pokir anggota dewan ini, diributkan adanya fee, berkisar antara 10 – 12 persen. Apakah, benar atau sekedar isu saja. Termasuk, fee pekerjaan jalan lingkung Tanjuang Aua ini. Ya, kita tunggu saja
Penulis : Idwar
Editor : Novri Investigasi


