
PADANG, INVESTIGASI_Jeritan warga Tunggu Hitam, menemani, saat hujan membasahi bumi. Trauma terhadap banjir menghantui pikiran mereka. Apalagi, lokasi itu rawan banjir, meski hujan turun tak begitu lama
Tidak saja, permukiman, rumah penduduk, Tempat Pemakaman Umum (TPU), juga menjadi sasaran banjir. Namun, kesedihan dan ketakutan warga, berangsur hilang, seiring dikerjakan drainase tersier di TPU Tunggul Hitam
Disamping mengatasi banjir, proyek Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang dikerjakan CV. Yonetta Cahaya Kelby, senilai Rp2.512.219.859.00, tahun anggaran 2026 juga membuat lingkungan semakin nyaman dan rapi.
Wajar saja, proyek menjadi tanggungjawab DLH Kota Padang dibawah komando Fadelan, dikerjakan CV. Yonetta Cahaya Kelby dipimpin Febriyon itu, menuai apresiasi warga Tunggu Hitam. Apalagi, pekerjaan sesuai harapan yang lama diimpikan
Inipun sesuai program unggulan yang dicanangkan Fadly Amran – Maigus Nasir, Padang Rancak’. Sebab dibangunnya drainase tersier bernomor kontrak : 600.4/56/DRN.TPU/PPK04-DLV/VII/2026, masa pelaksanaan 150 kalender, denyut pembangunan infrastruktur bergerak cepat
Ar warga setempat, merasa bersyukur dan mengapresiasi kinerja Pemko Padang dengan berbagai program unggulan membangun Kota Bingkuang. Termasuk salah satunya drainase tersier di TPU dengan konsultan pengawas PT. Putra Cipta Mandiri Consultan, konsultan perencana CV. Hiber Jaya Konsultan
“Kecemasan warga terhadap banjir, berangsur hilang dengan dikerjakan drainase di TPU ini. Sehingga, genangan air tak lagi menumpuk di kawasan penduduk. Tidak itu, drainase ini juga membuat kawasan ini, semakin rancak dan nyaman,” katanya sembari mengatakan, atas nama warga mengucapkan terima kasih kepada Pemko Padang melalui Dinas DLH dan rekanan PT. Yonetta Cahaya Kelby yang bekerja profesional
Penulis
Novri Investigasi


