
PASAMAN, INVESTIGASI_Sebuah dilema. Itu yang terjadi pada jalan Duo Koto Kabupaten Pasaman. Pasalnya, lubang jalan bak kolam itu, kondisinya sangat memprihatinkan. Apalagi, sudah mendekati arus mudik lebaran
Jika dibiarkan, tentu sangat membahayakan, keselamatan warga dan pengendara yang mau mudik ke kampung halaman. Bahkan, juga mengganggu kelancaran lalu lintas dan perekonomian warga.
Kerusakan parah lebih kurang sepanjang 2 Km itu, perlu penanganan segera. Berpacu dengan arus mudik lebaran menjadi tantangan Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKT) Sumbar
Terkendala Aspal
Kasi Wilayah 1 dan 2, Toni Antonius, saat dikonfirmasikan, terkait penanganan ruas jalan bak lubang kerbau itu, mengaku sedang dilakukan penimbunan base. Sebab, lubangnya besar besar. Setelah ditutup lubang itu, spot spot lebih kurang 2 Km itu, akan dilakukan pengaspalan.”Sekarang masih menunggu produksi pengaspalan,” katanya, Selasa (3/2)
Ia mengaku, pekerjaan terkendala pengaspalan. Aspal melalui Pasindo Lubuk itu, perlu suplay dari pihak lain, seperti Dino dan Jhon ATR.”Persoalan lain, kami cuma sanggup dua truk setiap hari,” katanya, sembari menyebutkan ini resiko pekerjaan rutin.
Namun, ia yakin pekerjaan akan selesai jelang hari H lebaran. Pekerja sedang berpacu dengan waktu dan arus mudik lebaran. “Pekerja bertekat menyelesaikan pekerjaan secepatnya. Setelah penimbunan, overlay baru dilakukan pengaspalan.
“Semoga kendala aspal dapat teratasi, sebab ini menjadi kendala dilapangan. Dan, bagian yang masih belum sempat dikerjakan, akan dilaksanakan pasca lebaran, melalui paket tender,” katanya
Novri Investigasi


