
BENGKULU, INVESTIGASI – Pembangunan dan peninggian Jalan Kalimantan di Kelurahan Rawa Makmur, Kota Bengkulu, sepanjang 2 kilometer dengan anggaran sekitar Rp20 miliar diduga memicu banjir yang merendam rumah warga.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis sore, 29 Oktober 2026, menyusul hujan deras yang mengguyur kawasan itu selama kurang lebih tiga jam. Berdasarkan pantauan di lapangan, proyek peninggian badan jalan dinilai kurang diimbangi dengan sistem drainase yang memadai, sehingga laju air terhambat dan meluap ke pemukiman.
Sejumlah poin penting terkait peristiwa ini meliputi:
Dampak Lingkungan: Peninggian elevasi jalan yang tidak disertai perhitungan resapan air yang matang diduga menjadi penyebab utama air hujan menggenangi pemukiman warga.
Kerugian Warga: Air setinggi mata kaki hingga betis masuk ke dalam sejumlah rumah warga, mengganggu aktivitas harian, serta dikhawatirkan merusak perabot rumah tangga.
Berita ini disajikan dengan mengedepankan prinsip keberimbangan (cover both sides), di mana konfirmasi lebih lanjut dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkulu maupun pelaksana proyek masih diperlukan untuk mendapatkan penjelasan teknis terkait sistem drainase jalan tersebut.
Penulis: M Martanus


