
PADANG, INVESTIGASI— Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) LuBaRiTa (Lubuk Sarik–Baringin–Tarantang), Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, melakukan audiensi dengan PT Semen Padang guna memaparkan rencana besar pengembangan kawasan wisata berbasis masyarakat untuk periode 2026–2031.
Audiensi yang berlangsung di Kantor PT Semen Padang tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus penyampaian konsep pengembangan destinasi wisata yang mengedepankan konservasi lingkungan, olahraga arung jeram, edukasi, budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Pokdarwis LuBaRiTa memperkenalkan profil organisasi, menayangkan video drone berdurasi sekitar tiga menit yang menampilkan potensi kawasan wisata, serta mempresentasikan Master Plan Pengembangan Kawasan Wisata LuBaRiTa 2026–2031.
Selain itu, tim juga memaparkan desain tiga dimensi (3D) kawasan wisata, peta lokasi beserta rencana pengembangan setiap zona, serta kalender kegiatan lima tahun yang meliputi program konservasi sungai, festival budaya, pengembangan wisata minat khusus, pembinaan UMKM, edukasi lingkungan, hingga penyelenggaraan kegiatan olahraga arung jeram.
Ketua Pokdarwis LuBaRiTa mengatakan audiensi tersebut merupakan langkah awal membangun kolaborasi dengan PT Semen Padang agar pengembangan kawasan wisata dapat berjalan secara terencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami tidak hanya menawarkan sebuah destinasi wisata, tetapi sebuah konsep pembangunan kawasan yang mengintegrasikan konservasi sungai, pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, olahraga arung jeram, serta pelestarian budaya lokal. Melalui sinergi dengan PT Semen Padang, kami berharap LuBaRiTa dapat tumbuh menjadi destinasi wisata unggulan yang memberi dampak ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Ketua Pokdarwis LuBaRiTa.
Dalam presentasi tersebut dijelaskan bahwa Master Plan 2026–2031 disusun sebagai arah pengembangan kawasan secara bertahap, mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan kelembagaan, promosi wisata, hingga pengembangan berbagai atraksi yang berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan PT Semen Padang menyampaikan apresiasi atas inisiatif masyarakat dalam menyusun rencana pengembangan kawasan wisata secara komprehensif.
“Kami mengapresiasi semangat dan kesiapan Pokdarwis LuBaRiTa dalam menyusun konsep pengembangan kawasan wisata yang terencana. PT Semen Padang pada prinsipnya mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan. Usulan yang disampaikan akan kami pelajari lebih lanjut sesuai mekanisme dan program perusahaan,” kata perwakilan PT Semen Padang.
Audiensi berlangsung interaktif dengan sesi diskusi mengenai potensi kolaborasi dalam pengembangan sarana pendukung wisata, konservasi lingkungan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta peluang sinergi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Melalui pertemuan tersebut, kedua belah pihak berharap komunikasi dan koordinasi dapat terus terjalin sehingga rencana pengembangan Kawasan Wisata LuBaRiTa dapat direalisasikan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.
Pokdarwis LuBaRiTa optimistis kolaborasi lintas pemangku kepentingan akan menjadikan kawasan Lubuk Sarik–Baringin–Tarantang sebagai destinasi wisata alam berbasis masyarakat yang berdaya saing, berkelanjutan, serta mampu menjadi ikon baru pariwisata di Kecamatan Lubuk Kilangan dan Kota Padang.


