
BENGKULU, INVESTIGASI – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu resmi memulai proyek preservasi ruas jalan Simpang Air Duku–Tower, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (5/11/2026). Proyek sepanjang 3,3 kilometer ini dibiayai melalui dana pusat sekitar Rp35 miliar dari program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026.
Penetapan titik nol pekerjaan tersebut dihadiri Plt. Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., anggota DPR RI Erna Sari Dewi, Kepala BPJN Bengkulu Dr. Ir. Zepnat Kambu, S.T., M.T., Kapolres Rejang Lebong AKBP Syahrul Hariady, S.I.K., M.H., serta Plt. Kepala Dinas PUPRPKP Luhur Budi Santoso.
Plt. Bupati Hendri menyampaikan apresiasi atas kucuran dana pusat yang dinilai sangat membantu percepatan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah.
”Alhamdulillah, tahun ini Rejang Lebong mendapatkan empat paket kegiatan Inpres Jalan Daerah. Ini hasil perjuangan bersama, termasuk dukungan Ibu Erna Sari Dewi dan jajaran OPD,” ujar Hendri, Kamis (5/11/2026).
Ia menekankan pentingnya ruas jalan tersebut sebagai jalur utama distribusi hasil pertanian hortikultura dan perkebunan warga. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk turut mengawal dan mendoakan kelancaran proyek agar selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik.
Senada dengan hal tersebut, anggota DPR RI Dapil Bengkulu, Erna Sari Dewi, mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto melalui program IJD yang berdampak langsung bagi daerah. Ia berharap pembangunan infrastruktur ini tidak berhenti di titik tersebut, melainkan berlanjut hingga kawasan Ulu Danau.
”Kami akan terus mengawal pembangunan ini bersama-sama. Kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama agar jalan yang dibangun benar-benar bermanfaat dalam jangka panjang,” tegas Erna.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif, proyek ini diharapkan mampu memperlancar konektivitas antarwilayah, menekan biaya logistik, serta mendongkrak kesejahteraan petani di Kabupaten Rejang Lebong.
Penulis: M Martanus


