
Janiah aianyo Danau Singkarak
Gunung Talang Tagak Manjago
Jalan Surian – Sipang Padang Aro kini lah rancak
Nyaman dilalui sajuak dipandang mato
Kabupaten Solok ba danau Kembar
Balingka sawah bakuliliang gunang
Proyek milik BPJN Sumbar
Nan dikarajoan PT. Lawang Agung
SOLOK SELATAN, INVESTIGASI_ Kepedulian Kementerian Pekerjaan Umum, terutama Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, terhadap infrastruktur jalan dan jembatan di Ranah Minang, layak diapresiasi.
Ratusan miliyar, bahkan mencapai triliunan digelontorkan demi menuju jalan mantap di Sumatera Barat. Salah satu jalan nasional yang juga menjadi perhatian, preservasi jalan Surian – Sipang Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan. Sekarang, proyek senilai Rp29.784.277.000,00, sedang proses pekerjaan.
Bahkan, proyek yang dikerjakan PT. Lawang Agung, konsultan supervisi PT. Dwi Karsa Envacotama KSO, PT. Cipta Strada KSO, PT. Laras Sembada, sudah dinikmati warga dan pengendara melintasi jalan itu. Tidak itu saja, aspal hitam membentang panjang bak hamparan permadani, menghiasi jalan bersumber dana APBN tahun anggaran 2026.
Jalan mulus, nyaman dilewati, sejuk dipandang mata, menambah pesona proyek menjadi tanggungjawab BPJN, Satker PJN Wilayah 2 Sumbar, PPK 2.5. Wajar saja, pekerjaan jalan itu, menuai apresiasi dan pujian warga dan pengendara. Apalagi, proyek tanggal kontrak 23 Februari 2026 itu, diprediksi bakal tepat waktu, tepat mutu dan tepat administrasi
Bukan saja pujian, ucapan terima kasih mengalir dari mulut warga, dengan dikerjakan masa pelaksanaan 312 hari kalender dan masa pelaksanaan 365 hari kalender itu. Sebab, dulu jalan ini berlubang dan susah dilewati. Bahkan, jarak tempuh semakin jauh. Sekarang, sudah mulus, jarak tempuh pun semakin cepat
Ar pengendara yang sering melintasi jalan itu, di sebuah rumah makan saat istirahat siang, mengaku merasa senang diaspal jalan Surian – Sipang Padang Aro. Berprofesi sebagai sopir box, ia mengaku setiap hari melintasi jalan ini. Dulu, terasa susah dilewati, disebabkan kondisi jalan banyak berlubang.
“Sekarang, terasa nyaman dilewati. Mata pun terasa sejuk memandang jalan beraspal hitam bak hamparan permadani. Tak perlu lagi berhadapan jalan berlubang, beresiko mobil rusak, apalagi patah as. Pokok, nyaman deh melintasi jalan ini,” katanya bercanda
Penulis
Novri Investigasi


