
‘Kok diliek, dicalik, dihinok manuangan’ tadanga sabana rancak. Yo paten, angkek tangan wak. Tapi, pertanyaan pun timbul, apakah tak pemanis kata kata saja dan implementasinya sesuai cerita. Sesuai Progul, infrastruktur menjadi sektor terpenting pembangunan Sumatera Barat.
Memang, keseriusan Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, terlihat dalam Program Unggulan (Progul) ‘Gerak Cepat, Sumbar Kuat’. Waw, keren. Percepatan pembangunan strategis penyelesaian infrastruktur yang belum tuntas. Apakah, benar bisa dituntaskan atau menambah daftar panjang proyek mangkrak
Gerak Cepat, Sumbar Kuat, Jangan Sampai Tersendat
Menarik mengupas Gerak Cepat Sumbar Kuat. Semenarik mengupas cinta terlarang Ridwan Kamil dan Lisa Mariana. Meski, sudah diputuskan melalui tes DNA, bukan anak biologis Ridwan Kamil, tapi riaknya masih menyala. Begitu Gerak Cepat Sumbar Kuat, Progulnya, menyala tapi realisasinya belum terasa. Kelanjutan proyek mangkrak, belum bergerak.
Padahal, dalam satu pernyataan, saat peresmian jembatan, Mahyeldi dengan bangga mengatakan, Pemprov Sumbar melaksanakan percepatan pembangunan strategis dan penyelesaian infrastruktur yang belum tuntas. Diharapkan ini, bukan lagu lama, janji yang tak tertepati. Cerita usang yang sering berulang ulang
Disebutkan juga, infrastruktur yang belum tuntas akan dilanjutkan, Flyover Sitinjau Laut, Integrasi Gedung Kebudayaan, Main Stadium dan Jalan Tol Padang – Pekanbaru. Meski, tak disebutkan juga, jalan Pantai Padang – Bandara, sampai sekarang tak ada kabar berita.
Jembatan dibelakang Hotel Pangeran, berubah fungsi tempat cuci mata. Menatap kolam renang, dikala senja. Belum lagi Sport Hall GOR H. Agus Salim, sampai sekarang hanya gedung ‘manyamak mata’ tak terawat dan tak bermanfaat. Belum lagi, gedung lain yang berada persis di belakang kantor. Bak pohon beton, ditengah perkantoran.
Akankah Menjadi Kenangan Terpahit Diakhir Jabatan
Sudah sering mendengar, bahkan menjadi komoditi politik menarik masa pada Pilkada. Janji akan menuntaskan, jika terpilih kembali. Tapi, setelah terpilih tak menjadi dan mangkrak lagi. Memang ada beberapa infrastruktur yang sudah jalan, termasuk Flyover Sitinjau, beberapa ruas jalan dan jembatan gedung, irigasi.
Namun, belum menyentuh kelanjutan proyek mangkrak. Seperti, Gedung Kebudayaan Sumbar, Stadion Utama, Jalan Pantai Padang – BIM, Asrama Haji dan yang lain luput dari perhatian. Apakah ini, akan bisa dituntaskan melalui Progul ‘Gerak Cepat, Sumbar Kuat’ atau menjadi kenangan terpahit diakhir jabatan. Kita tunggu dan lihat saja, sembari menghirup kopi pahit menemani pagi
Penulis
Novri Investigasi


