
PADANG, INVESTIGASI_Awalnya, disangka pekerjaam drainase ini, satu paket dengan pekerjaan drainase KIP Surau Gadang milik Dinas Sumber Daya Air Bina Konstruksi Sumbar (SDABK). Namun, setelah ditusuri, proyek inj beda, lokasinya pun berdekatan. Bahkan, terkesan sambung menyambung
Namun, pengakuan dari rekanan yang mengerjakan paket SDABK Sumbar, pekerjaan dibagian belakang itu, bukan pekerjaan, tapi milik Pemko Padang. Ada kesan, sengaja tak dipasang plang proyek di lokasi pekerjaan, demi menggelabui warga, pekerjaan itu saket pekat dengan proyek Dinas SDABK Sumbar.
Wajar saja, pekerjaan misteri menimbulkan tanda tanya warga. Proyek siapa sebenarnya. “Awalnya, kami menyangka satu paket dengan pekerjaan di pintu masuk perumahan ini, namun setelah ditanya, tak ada hubungan. Jawaban didapat, ini pekerjaan Pemko Padang,” kata Zal warga setempat, Minggu (29/8)
Dinas PUPR Padang Bungkam
Memastikan siapa pemilik proyek tersebut, media ini, menghubungi Kadis PUPR, Tri dan Kabid SDA Nurman, Minggu (29/7). Tiga hari ditunggu jawaban, tak kunjung jua ada tanggapan. Bungkam, dua petinggi Dinas PUPR Kota Padang itu, membuat keberadaan proyek ini makin misteri
Wajar saja, diam seribu bahasa dua petinggi Dinas PUPR sangat disesali. Padahal, hanya memastikan, apakah ini pekerjaan Dinas PUPR Padang atau tidak. Kalau, tidak khan tingga menjawab. Bukan bungkam, menimbulkan kecurigaan. Seakan melindungi pekerjaan asal jadi itu
Pekerjaan Asal Jadi
Saat media ini, melakukan penelusuran kelapangan, Minggu (29/8) ada beberapa dugaan penyimpangan. Itupun kurangnya pengawasan, sehingga rekanan bekerja asal asalan. Seperti pasangan batu dalam kondisi berair. Tak dilakukan penyedotan air, sebelum pasangan batu dikerjakan
Material batu yang digunakan berselimut tanah. Ini terlihat tumpukan batu diatas tanah galian yang basah disiram hujan. Dan, batu tak dicuci sebelum dipasang. Ini akan mempengaruhi mutu dan kualitas. Karena, batu berselimut tanah itu, mengurangi daya perekat dengan adukan semen
Persoalan lain, adukan semen tanpa kotak adukan. Hanya diaduk dipermukaan tanah. Sehingga adukan semen berbaur dengan tanah. Sehingga mutu adukan menggunakan Semen Tiga Roda itu, diragukan. Sampai berita ini, diturunkan, belum juga ada tanggapan.
Penulis
Novri Investigasi


