
PADANG, INVESTIGASI_Rasa cinta terhadap sepakbola, kadang harus kehilangan akal sehat. Meski, dalam keterbatasan anggaran, tapi punya mimpi untuk meraih prestasi. Itu yang dialami ‘si Anak Hilang’ PSLA Sicincin Kabupaten Padang Pariaman
Tak percaya, dalam keterbatasan anggaran, dana tak memadai membangun sebuah tim. Tapi, mampu berbicara pada laga perdana Liga 4 PSSI Sumbar. Tak tanggung tanggung, menggulung PS Rambatan dengan skor 6 –
2 .
PSLA Sicincin Padang Pariaman dimanejeri tokoh muda sepak bola Padang Pariaman, Ferdiansyah, siap untuk berkomitmen untuk menjadikan sepak bola Padang Pariaman maju dan berkembang. Melalui program dan progres yang tersistim dengan baik dan benar.
“Insyaallah, proses itu akan menghasilkan prestasi. Dan, sekarang sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pada laga perdana mampu meraih kemenangan 6-1 saat menghadapi PS Rambatan,” katanya
Diakuinya, ia berjuang sendiri saat ini. Tidak ada finansial untuk mensupport tim. Namun, semuanya berjalan dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk kemajuan bakat muda sepak bola Padang Pariaman,” katanya dengan nada lirih
Sekarang, katanya, ia saya butuh support dan dukungan dari seluruh elemen yang ada di Padang Pariaman. Terutama yang peduli dengan sepak bola. Dan, diharapkan juga peran serta pemerintah daerah, tokoh sepak bola, pengusaha di kampuang halaman maupun di rantau
“Terkait nama PSLA Sicincin Padang Pariaman, jangan ditinggalkan. Sebab, membawa nama Kabupaten Padang Pariaman di kompetisi Liga 4 PSSI Sumatra barat. Dan, merasa peduli dan memiliki bagi seluruh orang Padang Pariaman yang ada dikampung maupun yg ada di rantau,” katanya
Lagian, ulasnya tim ini merupakan pondasi dalam mempersiapkan tim sepak bola Padang Pariaman menuju Porprov 2026. PSLA Sicincin Padang Pariaman, merupakan klub plat merah tertua di Sumatra Barat bersama klub plat merah lainnya. Jetar


