
Pasbar, Investigasionline- Solidaritas mulai mengalir untuk masyarakat Pasaman Barat pasca bencana banjir dan longsor. Salah satu kepedulian datang dari PT Perkebunan Anak Nagari Pasaman (PANP) yang menyalurkan bantuan berupa sembako ke posko BPBD Pasbar pada Jumat (28/11/2025).
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dengan menitipkan sejumlah kebutuhan pokok ke Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, untuk di bagikan kepada korban banjir dan longsor. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan kondisi masyarakat akibat dampak banjir dan longsor.
Manager PT PANP, Sulaiman, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat yang sedang mengalami masa sulit. Menurutnya, bencana yang terjadi bukan hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menghentikan aktivitas dan memutus akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.
“Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian dan dukungan kami kepada warga yang terdampak banjir. Semoga sedikit banyak dapat membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Sulaiman.
Adapun bantuan sembako yang disalurkan berupa beras, minyak goreng sebanyak 4 dus, mie instan sebanyak 25 dus, gula pasir 50 kilogram, sarden 4 dus, air mineral 10 dus, telur 10 papan serta tambahan beras 10 kantong.
Seluruh bantuan tersebut diantarkan langsung oleh tim PT PANP ke Posko BPBD Pasbar agar dapat segera didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan dengan koordinasi agar bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan lapangan.
Sulaiman juga berharap apa yang dilakukan perusahaannya dapat menginspirasi pihak lain untuk ikut serta memberikan bantuan. Menurutnya, semangat kebersamaan dan empati sangat penting di tengah kondisi darurat seperti ini.
“Ini saatnya kita saling menguatkan. Kami mengajak semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat untuk bergerak bersama membantu warga yang terdampak,” tambahnya.
Pihak BPBD Pasbar menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut dan memastikan bantuan akan segera disalurkan ke titik lokasi terdampak sesuai prioritas kebutuhan di lapangan.
Hingga saat ini, sejumlah wilayah di Pasbar masih dalam tahap pembersihan material banjir dan longsor. Aktivitas warga mulai berjalan, namun sejumlah kebutuhan dasar masih sangat dibutuhkan terutama bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal maupun sumber penghasilan.
Dengan hadirnya bantuan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan seperti PT PANP, diharapkan proses pemulihan masyarakat dapat berlangsung lebih cepat dan meringankan beban korban yang sedang berjuang bangkit dari bencana. fat


