
Indak basilang tiado bariak
Dek lai samo dapek kandak
Peningkatan jalan Pasia Jambak
Mendukung program Padang Rancak
Dimalah hati Indak ka sanang
Lamak dek awak katuju dek urang
Baitu Bana komitmen PU Padang
Jalan rancak wisata bakambang
Jalan merupakan urat nadi perekonomian. Jalan rancak, ekonomi pun bagerak. Begitu juga jalan menuju lokasi wisata, jalan rancak, lokasi wisata mancilak, wisatawan datang ‘malapehan rindu jo taragak’
Khusus pekerjaan rekonstruksi dan peningkatan Jalan Raya Pasir Jambak, senilai Rp.8.592.946.844.00, merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Padang yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Infrastruktur Jalan.
Pekerjaan infrastruktur bersumber dana APBN, masa pelaksanaan 120 hari kalender ini, mengintegrasikan fungsi mitigasi bencana (jalur evakuasi tsunami) sekaligus akselerator pariwisata bahari dalam koridor Program Padang Rancak.
Proyek yang dikerjakan PT. Sarana Mitra Saudara (SMS), konsultan pengawas PT. Taru Nusantara ini, mutu dan kualitas menjadi prioritas. Faktanya, pekerjaan galian widening, opname galian widening, sesuai spesifikasi teknis. Bahkan, dilakukan uji labor kepadatan timbunan
Tak kalah menariknya, proyek bernomor kontrak 001/Kont-PJ/DAKPUPR/2026, tanggal kontrak 2 Juni 2026 itu, galian widening ditutupi geotekstil. Sebelumnya juga dilakukan pemadatan menggunakan Baby Roller atau Mini Road Roller. Intinya, dalam mengerjakan proyek ini, rekanan mengutamakan mutu dan kualitas, bekerja tepat waktu dan tepat mutu.
Bukti Kepedulian Pemko Padang Terhadap Infrastruktur Jalan dan Pariwisata
Peningkatan jalan di Pasar Jambak ini, bukti kepedulian yang tinggi Pemko Padang, melalui Dinas PUPR Malvi Hendri Caniago dan Kabid Binarga, Rizki. Ada beberapa keuntungan dengan terlaksana pekerjaan proyek untuk mendukung program unggulan Pemko Padang.
Diantaranya Program Padang Rancak fokus pada penataan kota secara menyeluruh, pengelolaan mobilitas yang inklusif, serta peningkatan sarana prasarana yang layak bagi masyarakat.
Pemanfaatan APBN melalui mekanisme Dana Alokasi Khusus (DAK) menjadi solusi akselerasi pembangunan daerah tanpa membebani APBD secara berlebih.
Inipun seiring dengan Kesesuaian Target Nasional: Alokasi DAK Fisik yang menyasar konektivitas jalan menuju Daerah Tujuan Wisata (DTW), sekaligus penguatan kawasan tangguh bencana.
Tak kalah pentingnya, Standardisasi Teknis. Sebab,
proyek mencakup rekonstruksi badan jalan, pengaspalan, hingga peningkatan lapisan pondasi bahu Jalan, demi menjamin umur layanan infrastruktur yang optimal
Pekerjaan proyek ini, merespon
jeluhan publik. Dan, Konstruksi ini menjadi jawaban nyata atas kondisi jalan sebelumnya yang rusak, berlubang, belum teraspal sempurna, yang seringkali mengancam keselamatan pengendara.
Komitmen Kualitas Dinas PUPR Kota Padang
Membanggakan pekerjaan jalan ini, bentuk
Komitmen Kualitas Dinas PUPR Kota Padang mengintensifkan pengerjaan ini agar standar kualitas aspal dan beton mampu menahan beban kendaraan volume tinggi, mulai dari roda dua hingga roda enam.
Termasuk Penguatan Jalur Evakuasi dan Mitigasi Bencana
berada langsung di zona merah pesisir pantai, wilayah Pasie Nan Tigo memerlukan infrastruktur jalan darurat yang andal.
Juga untuk Kecepatan Evakuasi, dimana Konstruksi pelebaran dan pengaspalan mulus di Jalan Raya Pasir Jambak krusial untuk mempercepat mobilisasi warga menuju Tempat Evakuasi Sementara (TES) maupun Tempat Evakuasi Akhir (TEA) jika terjadi potensi tsunami.
Lebih lagi untuk Daya Tahan Infrastruktur, selain pengaspalan, proyek ini juga memperhatikan penguatan drainase sekitarnya guna mengantisipasi banjir dan genangan air saat curah hujan tinggi yang kerap memperparah kerusakan jalan.
Juga Aksesibilitas dan Kebangkitan Objek Wisata
Pantai Pasir Jambak terkenal dengan keindahan pasir putihnya yang luas, rimbunnya pohon pinus, serta konservasi penyu.
Dan, memberikan Kenyamanan Wisatawan, mendapatkan akses jalan yang representatif memangkas waktu tempuh pelancong domestik maupun mancanegara yang ingin menikmati sunset, berkemah, atau berkunjung ke Jambak Sea Turtle Camp.
Puncaknya, dari pekerjaan jalan ini, meningkatkanya
Ekonomi Kreatif Lokal, sebab Infrastruktur yang prima memberikan dampak ekonomi positif bagi kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan masyarakat setempat yang mengelola pondok-pondok wisata kuliner di sepanjang garis pantai.
Penulis
Novri Investigasi


