
PADANG – Tim periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan audiensi dengan Gubernur Sumatera Barat di Istana Gubernur Sumatera Barat pada Selasa (23/12/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk menyampaikan berbagai hasil riset strategis yang telah dilakukan dan akan dilakukan sehingga dapat diadopsi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mendukung pembangunan daerah.
Salah satu poin utama yang dipaparkan oleh Drs. Musfebtial, M.Hum. adalah hasil riset mengenai mitigasi bencana melalui kajian penamaan rupa bumi (toponimi), yang diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam penguatan kesiapsiagaan bencana berbasis kearifan lokal di wilayah Sumatera Barat.
Pada kesempatan tersebut juga dipaparkan hasil penelitian yang telah di sumbangkan oleh peneliti BRIN untuk mendukung pembangunan di Sumatera Barat.
Misalnya penelitian di bidang pertanian dengan mengangkat potensi nilai ekonomi sumber daya genetik lokal tanaman hortikultura yaitu Nanas Kursel Dharmasraya, Durian Ponger, Durian Nile, Cabai Lemarsi.
Selain itu juga sedang berjalan penelitian tentang Perbaikan Varietas Unggul Padi Anak Daro Melalui Mutasi Radiasi, Eksplorasi Dan Pemanfaatan Senyawa Aktif Mangrove Di Sumatera Barat, Pendampingan, Pengembangan Dan Penerapan Teknologi Produksi Gambir Dan Turunannya Dalam Mengembangkan Sentral Produksi Koperasi Berbasis Gambir.
Di bidang peternakan juga dilakukan Pengembangan dan Perbaikan Genetik Sapi Potong Asli Sumatera Barat, Efektivitas Pemanfaatan Rumput Laut Grassilaria sp.
Sebagai Pakan Suplemen Sapi Pesisir, Pemanfaatan Senyawa Aktif Mangrove dan Titonia sebagai Pakan Fungsional.
Riset dibidang sastra dan budaya antara lain penelitian Persilangan Bahasa dan Budaya Tinjauan Sosio Historis Pembentukan Identitas Multi Kultural di Kabupaten Dharmasraya, Peran Perdagangan Rempah dalam Pembentukan Identitas Kota Padang, Tradisi Mendoa dan Bentuk Resistensi pada Kelompok Tarekat di Sumatera Barat, Pengayaan Motif Batik Betawi Dan Tanah Liek Dengan Teknologi Artificial Intelligence (AI).
Permainan Asah Otak Minangkabau, Strategi Pengembangan Smart Village Di Sumatera Barat Berbasis Indeks Desa, Pengembangan Desa Wisata Di Sumatera Barat Implementasi Smart City Di Kota Pariaman.
Riset dibidang kebencanaan yang telah dan akan dilaksanakan yaitu Pemetaan Zona Bahaya dan Kerentanan Lahan Pertanian terhadap Galodo/Banjir Bandang Menggunakan SIG dan Penginderaan Jauh , Analisis Perubahan Tutupan Lahan dan Pengaruhnya terhadap Risiko Galodo di Kabupaten AgamBerbasis Data Penginderaan Jauh Multi-Temporal dan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis dan Penginderaan Jauh untuk Pemantauan Dampak Letusan Gunung Marapi, terhadap Lahan Pertanian dan Infrastruktur Pertanian.
Dalam suasana diskusi yang hangat di Istana Gubernur, para periset BRIN yang berdomisili di Sumatera Barat berasal dari Pusat Riset Hortikultura (PRH), PR Peternakan, PR Tanaman Pangan OR Pertanian dan Pagan ( ORPP), Pusat Riset Antarariksa,Pusat Riset Iklim dan Atmosfir, PR Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih (TLTB),PR Biota, PR Teknologi Proses (PRTP) OR Energi dan Manofaktur dan dari Organisasi Riset Arbastra untuk berkolaborasi Pemda setempat.
Ini disambut sangat positif oleh Gubernur Sumatera Barat, yang menegaskan bahwa pihak pemerintah daerah sebenarnya telah merancang program riset kolaboratif yang secara eksplisit melibatkan unsur BRIN sebagai mitra utama.
Sinergi ini dimaksudkan agar kebijakan publik yang diambil oleh Pemda selalu berlandaskan pada analisis data yang akurat dan metode ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
Gubernur juga memberikan apresiasi nyata dengan menjanjikan penyediaan fasilitas ruang kerja yang layak dan nyaman bagi para periset BRIN agar dapat menjalankan tugasnya dengan optimal di daerah.
Terkait penyediaan sarana tersebut, pihak Pemda saat ini menunggu surat permohonan resmi dari pihak BRIN sebagai dasar administratif dan legalitas dalam pemberian fasilitas tempat kerja.
Ketersediaan ruang kerja ini diharapkan menjadi pusat inovasi bersama antara periset pusat dan daerah dalam memecahkan berbagai persoalan pembangunan di Sumatera Barat.
Di sela-sela pembicaraan, Gubernur secara khusus meminta bantuan tim ahli BRIN untuk turut menangani fenomena bencana alam yang baru-baru ini melanda sejumlah titik di Sumatera Barat.
Gubernur berharap keterlibatan BRIN dapat memberikan solusi teknis yang cepat dan tepat dalam upaya pemulihan serta mitigasi dampak bencana di masa depan. Kerja sama yang diinisiasi di Istana Gubernur ini diharapkan menjadi titik tolak baru dalam memperkuat ketahanan daerah melalui integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebijakan pemerintah yang berpihak pada keselamatan masyarakat.


