
PADANG- INVESTIGASI,
WaliKota Padang, Fadly Amran, mendampingi Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian, meninjau langsung kondisi permukiman warga terdampak banjir bandang di Kelurahan Tabing Banda Gadang (TBG), Kecamatan Nanggalo, Senin (5/1/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Fadly Amran menginstruksikan percepatan relokasi warga, serta penanganan darurat tebing sungai yang berpotensi menimbulkan bencana susulan di tengah kondisi cuaca ekstrem.
“Kita tidak ingin ada korban jiwa akibat bencana susulan. Oleh karena itu, relokasi dan penanganan darurat harus dilakukan secepat mungkin,” tegas Fadly Amran.
Fadly Amran menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang telah menyiapkan sejumlah skema penanganan guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa rehab-rekon.
“Kita telah menyediakan Hunian Sementara (Huntara) dan tengah menyiapkan Hunian Tetap (Huntap) sebanyak 500 unit bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hanyut. Sementara bagi warga yang memilih relokasi mandiri, akan diberikan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp 600.000 per bulan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemko Padang bersama BNPB dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang akan melakukan penanganan darurat sekaligus menyiapkan rencana pengamanan sungai jangka panjang. –Rcd


