
Catatan Ringan : Richard, Akb.
Sejak awal Dwi Fortuna itu memang sepertinya dipegang oleh Persatuan Sepakbola
Padang (PSP).
Dari berbagai pertandingan selalu PSP Padang menempatkan dirinya pada posisi terbaik, selalu mengalahkan lawan tandingnya, bahkan sampai scor yang sangat signifikan diluar prediksi orang bola.
Tetapi memang itu kenyataannya.
Kunci kemenangan di laga Tingkat Propinsi Sumbar itu, bukan hanya di pemainnya saja, tetapi dukungan yang luar biasa dari kepala daerah, pengurus, pelatih, segenab manajemen dan dukungan luar biasa dari warga Padang..
Memang semula masyarakat kwatir dengan kondisi PSP .maksudnya mungkinkah lolos ke pentas nasional.
Tetapi berkat dorongan dan support Walikota Padang Fadly Amran pasukan urang awak tu bisa lolos dari Sumbar, menuju babak yang lebih berat, antar propinsi dan selanjutnya bertanding menuju grand final pentas nasional.
Yang perlu dijaga adalah kondisi.pemain, tetap prima, sehat dan disiplin.
Jangan larut dengan eforia kemanangan, perjuangan masih panjang dan berat.
Meskipun perjuangan tersebut sangat berat, tetapi semua komponen bersatu dan kompak, kenapa tidak mungkin, PSP Padang menduduki posisi terbaik di pentas nasional.seperti puluhan tahun lalu.
Memang diakui untuk tanding antar propinsi tersebut butuh dukungan dana yang cukup besar. Namun bila berbagai komponen masyarakat memberikan dukungan moral dan materi, beban berat tersebut akan terasa ringan..
PSP Padang yang lebih dikenal dengan” pasukan urang awak tersebut tidak akan kikuk bertanding di berbagai propinsi, karena seluruh propinsi orang Minang sangat banyak sekali..Mereka pasti akan mensupportnya.
Tim PSP Padang jangan sombong, tetapi percaya diri dengan mengeluarkan jurus jitunya untuk pertandingan babak berikutnya..
Jaga stamina dan jaga fair play..Jangan terpancing emosinya pada setiap laga.
Tidak sia sia dikucurkan dana satu miliar rupiah oleh Pemko Padang,
PSP Padang berhasil menjadi juara Liga 4 Sumatera Barat usai berhasil mengalahkan PSPP Padang Panjang 3-2 melalui pertandingan yang dramatis, Kamis ( 2/4/26), di Stadion Utama Sumatera Barat, Padang Pariaman.
Melaju ke babak berikutnya/ tingkat nasional, antar propinsi.
Dalam laga yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran ini, PSP Padang tertinggal lebih dulu di babak pertama melalui tendangan lob pemain PSPP Padang Panjang, Jimmy Trian, pada menit ke-26.
Memasuki babak kedua, PSP Padang berhasil menyamakan kedudukan menit ke-56 melalui tendangan Kaka Muhammad Sheva, usai kemelut di depan gawang PSPP Padang Panjang. Hingga pluit panjang berbunyi skor tetap 1-1 sehingga pertandingan dilanjutkan dengan babak extra time.
Babak extra time berlangsung sengit dengan jual beli serangan antara kedua tim. PSPP Padang Panjang kembali unggul melalui sundulan Januardi Rahmat, namun berhasil disamakan PSP Padang melalui tendangan penalti Agung Wijaksono menyusul pelanggaran terhadap Carel Syadef, dan menyamakan skor 2-2 pada menit 105.
PSP Padang berhasil mengunci kemenangan 3-2 di penghujung menit 106 extra time melalui serangan balik cepat yang dituntaskan oleh Carel Syadef, yang juga menutup Liga 4 Sumbar dengan meraih predikat top score.
Fadly Amran yang ikut merayakan kemenangan, mengucapkan selamat kepada PSP Padang dan agar segera bersiap untuk pertandingan selanjutnya di Jakarta. —


