
Jakarta.Investigasionline— Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) RI terus memperdalam penyidikan skandal dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN). Pada Selasa (11/8/2026), tim penyidik memeriksa 12 dari 22 saksi yang dipanggil, salah satunya adalah Sekretaris Kepala BGN berinisial RRNWP.
Pemeriksaan marathon ini berfokus pada penguatan bukti hukum, pemetaan peran para pihak, serta penelusuran aset hasil kejahatan (asset tracing). Selain Sekretaris Kepala BGN, penyidik juga mendalami keterangan pejabat BGN, pengurus yayasan, hingga jajaran direksi penyedia barang/jasa.
Daftar Saksi yang Dipenuhi Tim Penyidik:
Jajaran BGN: RRNWP (Sekretaris Kepala BGN), O (Tenaga Pendukung PPK Pengadaan Tablet), RHG, GDF, Z, dan YCS.
Pihak Swasta & Penyedia: RE (Staf Keuangan PT GSN), AR (Direktur PT EC), perwakilan PT KSK, serta Direktur PT BPK.
Yayasan & Ekosistem SPPG: WH (Yayasan TBCS) dan DRP (Kepala SPPG Yayasan SPB).
“Pemeriksaan saksi ini bagian dari upaya penyidik untuk mengumpulkan alat bukti guna memperjelas konstruksi perkara, termasuk menelusuri aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana. Penyidikan dilaksanakan secara profesional, independen, dan akuntabel,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI, Anang Supriatna.
Konstruksi Perkara dan Skema Kerugian
Penyidikan perkara tahun anggaran 2025–2026 ini membongkar dugaan penyimpangan terstruktur dalam tata kelola MBG. Kejagung mendeteksi modus operandi berupa afiliasi terselubung antara para tersangka dengan yayasan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta dugaan markup (penggelembutan harga) pengadaan sarana penunjang mulai dari motor listrik, sepatu, tablet, hingga televisi. Praktik ini diperkirakan memicu pemborosan anggaran negara hingga Rp10,5 triliun per tahun.
Daftar 7 Tersangka Resmi Kejagung:
Dadan Hindayana — Mantan Kepala BGN
Sony Sonjaya — Mantan Wakil Kepala BGN
Lodewyk Pusung — Mantan Wakil Kepala BGN
Asep Yusuf Somantri (AYS) — Orang dekat Sony Sonjaya
Andri Mulyono (AM) — Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (Penyedia Motor Listrik BGN)
Glory Harimas Sihombing — Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review (IFSR)
Lalu Muhammad Iwan (LMI) — Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN
Hingga saat ini, Kejagung telah memeriksa lebih dari 80 saksi. Tim penyidik memastikan pengembangan perkara masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya penetapan tersangka baru seiring pendalaman alat bukti. Hasmi


