
Sudah diprediksi sebelumnya, PSP Padang, akan bangkit di Liga 4 PSSI Sumbar musim 2025 – 2026. Sudah diperkirakan, Pandeka Minang, akan berjaya pada musim ini. Bukan tanpa alasan, masalah klasik persoalan dana membuat prestasi Pandeka Minang terpuruk selama ini, sudah ada solusi. Dana APBD sebesar Rp1 Miliar, membangkitkan gairah Pandeka Minang mengarungi Liga Tarkam ini
Keyakinan itu, juga dilihat dari lawan yang dihadapi. Sebab, hanya dua klub plat merah yang berpartisipasi pada Liga 4 PSSI Sumbar, PSP Padang dan PSPP Padang Panjang. Sementara beberapa klub plat merah kabupaten/kota. 17 kabupaten/kota tak ikut kompetisi Liga 4 PSSI.
Padahal, ada beberapa klub plat merah merupakan klub legenda. Seperti Gasliko Kabupaten 50 Kota PSBS Bukittinggi, Persepar Kabupaten Padang Pariaman, Persiju Kabupaten Sijunjung dan beberapa kabupaten/ kota lainnya yang terkenal dengan akar sepakbolanya
Tidak ikutnya, beberapa klub plat merah itu, memuluskan langkah PSP Padang menjadi Champion. Apalagi, ikut kompetisi Liga 4 PSSI Sumbar, hanya 10 klub. Dan, dua klub plat merah. Artinya, PSP Padang juara Liga 4 PSSI Sumbar, belum sepenuhnya teruji. Dan, hanya berhadapan dengan berapa klub pendatang baru meramaikan Liga 4 PSSI Sumbar
Terpuruk Tanpa APBD
Bantuan APBD Rp1 miliar, mampu mendongkrak prestasi Pandeka Minang. Kita urut kebelakang, ikut kompetisi tanpa bantuan APBD.
Saat PSP Padang bertarung di Liga 3 Asprov Sumbar musim 2023 – 2024. PSP Padang seakan tim anak bawang yang baru masuk kancah sepakbola.
Nama besar. tak lagi berarti. Bahkan, tak sanggup menghadapi tim yang baru berdiri. Buktinya, di laga semi final. disingkirkan klub debutan Josal FC Piaman. Bukan kekalahan dramatis, tapi kekalahan tragis. Dibantai di 2 leg laga dimainkan.
Begitu juga pada Liga 3 Asprov Sumbar musim 2021 – 2022, PSP Padang juga terhempas di semi final, setelah dikalahkan PSBK Bukittinggi diwarnai tragedi 2 menit. Penyebabnya, tak ada kucuran dana APBD dan perhatian dari Ketua Umum. Apalagi, tak pernah datang ke stadion menyaksikan perjuangan anak anak bertarung dilapangan.
Ini penyeban kegagalan PSP Padang. Bahkan, pada Liga 4, musim 2024 – 2025, bersama tim plat merah lainnya, tak ikut berpartisipasi. Pilkada menjadi alasan, tak bisa bergerak dan mendanai klub untuk mengarungi Liga 4 tersebut. Nah, Liga 4 musim 2025 – 2026, PSP Padang, bangkit, disebabkan adanya kucuran dana APBD dan perhatian Walikota Fadly Amran. Sehingga sukses menjadi terbaik di Liga Tarkam, Liga 4 PSSI Sumbar. Dan, mewakili Sumbar bertarung di Liga 4 nasional
Penulis
Novri Investigasi


