
Catatan Emil Pribadi:
Banyak uang yang dikeluarkan di bulan suci Ramadhan ini terutama menjelang berbuka puasa.
Di sepanjang jalan yang di lalui di kota ini (pusat kota, pinggiran kota) “Padang” terdapat jejeran takjil/, masnyarakat berjualan takjil karena ini momentumnya, di hari lain tidak adai orang yang menjojokan takjil / berjualan pabukoan.
Berbagai macam bentuk takjil dijumpai mulai dari makanan dan minuman seperti gorengan (pisang,tahu,tempe,bakwan,ubi, roket, dll), samba makanan seperti gulai ayam, gulai kambing, samba lado merah, rabuang gulai, dll kue kue seperti onde-onde, lamang tapai, serabi Padang dll minuman berbagai macam bentuk es buah, es blewah, es timun suri, es cendol (dawet), es campur, es doger, alpukat kocok, rs mangga, es timun ,es jeruk, es naga/jus naga, banyak lagi semua masnyarakat cukup tahu dengan berbagai macam bentuk jualan takjil ini “sudah umum”, merupakan bentuk yang selalu di jumpai setiap harinya di Bulan Suci Ramadhan.
Berbagi takjil merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan seperti kepada anak yatim, yatim piatu, baik di Panti Asuhan di lingkungan tempat tinggal bagi masnyarakat/warga yang kurang mampu.
Di sejumlah mesjid di Padang juga menyediakan takjil untuk berbuka bagi jamaah, seperti di Mesjid Nurul Iman, Mesjid Al- Hakim Padang taplau beberapa hari yang lalu menikmati menu takjil yang dibagikan oleh pengurusnya.
Semoga saja berbagi takjil / peduli dengan sesama terus ada, dan berkembang menjadi maju dalam rangka menuju “Padang juara”, yang berlandaskan agama dan budaya.
Takjil/ perbukaan dilakukan di seluruh dunia/ penjuru dunia, terutama bagi umat islam (muslim) yang melaksanakan ibadah puasa. yang merupakan pelaksanaan Rukun Islam yang ketiga ” berpuasa di bulan suci ramadhan.
Bulan puasa 1447 H adalah hari yang bersejarah bagi Wako Padang Fadly Amran dan Wawako Padang Maigus Nasir, karena di bulan suci ramadhan ini tepat satu tahun kepemimpinannya
Fadly Amran menegaskan, satu tahun masa kepemimpinan merupakan fondasi awal untuk mewujudkan visi kejayaan Kota Padang sebagai kota sehat dan kota pintar (smart city) yang berlandaskan agama dan budaya menuju kota yang maju dan sejahtera.
Semoga Kota Padang terus melangkah maju dan menjadi kota yang sejahtera di kepemimpinan Fadly Amran dan Maigus Nasir “amiin yarabbal alamiin”.


