
Sabana padiah raso dihati
Alah manipih raso bakawan
Sabana parah generasi kini
Dek pelajar sato tawuran
Alah maratok Ranah Minang
Lah hilang raso pareso
Tawuran cando ka parang
Dek sampai marangguik nyao
Batanyo juo kabakeh diri
Antah apo sabab karano
Kurang paratian olahraga jo seni
Mako tajadi tawuran nan ko
Tak kunjung berhenti, terus terjadi. Berkali kali, seperti tak ada yang mengawasi. ‘Perang generasi” seakan tempat pelampiasan hati, pertaruhan harga diri. Tawuran, menjadi simbol keberanian dalam pertarungan. Tak perduli, ada yang menjadi korban
Sudah ada yang merenggut nyawa. Kematian Afif tak membuat jera. Baru baru ini, korban berjatuhan lagi. Saat tawuran di bypass Kuranji. Persoalan ini menjadi polemik berkepanjangan. Rasia, imbauan, hukuman belum mampu memberikan efek jera. Tawuran makin merajalela
Penyebab Tawuran
Tawuran pelajar, remaja, mencoreng dunia pendidikan, khususnya di Kota Padang. Seakan tawuran menyelesaikan persoalan dan menjadi kebanggaan, demi mendapat lebel jagoan.Tanda tanya, bergayut dihati.
Kenapa bisa terjadi. Banyak faktor menjadi penyebab. Salah satunya, kurang perhatian pemerintah terhadap olahraga, seni dan budaya. Padahal, pelajar bisa menyalurkan bakat disini, sehingga mereka tak punya waktu berkeliaran, apalagi bergaul tak karuan
Disisi lain, olahraga, seni dan budaya bisa menjadi wadah penyaluran bakat dan minat mereka. Ya, dengan kurangnya perhatian terhadap wadah ini, membuat pelajar mencari pelampiasan lain, termasuk tawuran. Dan, menjadi tawuran arena pertarungan
Memang ada faktor lain, penyebab tawuran, seperti kelompok sebaya, mudah terprovokasi dan kurang kontrol emosi. Namun, ini bisa diatasi, jika sudah sibuk berolahraga, berkecimpung didunia seni dan budaya. Kalaupun berkumpul teman sebaya, akan terprovokasi dengan kegiatan positif
Perlu Perhatian Pemerintah
Untuk mengatasi masalah tawuran itu, perlu perhatian pemerintah daerah olahraga, seni dan budaya dengan menyediakan anggaran memadai untuk pembangunan infrastruktur, pembinaan atlit dan seniman. Termasuk juga kegiatan penyelenggaraan olahraga, seni dan budaya
Tak kalah pentingnya, melibatkan sekolah dalam pembinaan seni dan budaya serta olahraga dengan memasukkan ke kurikulum sekolah. Menyediakan sarana dan prasarana yang memadai. Menyelenggarakan berbagai ivent, sehingga ada wadah tempat mereka mengukir prestasi
Intinya, untuk melakukan upaya pencegahan tawuran secara komprenshif juga melibatkan berbagai pihak. Karena, ini menjadi tanggungjawab bersama, menyelamatkan generasi muda harapan bangsa. Menciptakan generasi berprestasi dibidang olahraga, seni dan budaya. Semoga
Penulis Novri Investigasi


