
PADANG, INVESTIGASI_Bencana banjir dan longsor di Ranah Minang, khusus di Kota Padang, meninggalkan duka yang mendalam. Kehilangan anak, istri, suami, orang tua, sanak saudara. Terbawa arus harta dan benda, tenggelam sawah dan ladang.
Hancurnya, infrastruktur, fasilitas umum, hewan ternak dan tanaman. Hanya air mata yang tersisa ditengah duka lara puing puing hati, berantakan, pasca musibah menimpa. Duka tak terobati, terasa menyayat hati. Lalu, apa saja yang terdampak bencana banjir dan longsor itu. Berikut update dan infomasinya
Lokasi Terdampak
Lokasi terdampak di 6 kecamatan dan 32 kelurahan yakni Kec. Koto Tangah (11 kelurahan), Kec. Kuranji (4 kelurahan), Kec. Pauh (5 kelurahan), Kec. Lubuk Kilangan (2 kelurahan), Kec. Nanggalo (6 kelurahan), Kec. Padang utara (4 kelurahan).
Korban Jiwa
Adapun korban jiwa meninggal Dunia 11 orang (berdasarkan data DVI Polda Sumbar pertanggal 5 Desember 2025, hilang 2 Orang (data dari Camat Koto Tangah), pengungsi 1.343 jiwa (Kec. Koto Tangah 152 jiwa, Kec. Nanggalo 404 jiwa, Kec. Kuranji 68 jiwa, Kec. Pauh 751 jiwa, , Kec. Lubuk Kilangan 11 jiwa).
Kerusakan
Kerusakan yang dialami, rumah RB sebanyak 554 unit (data sementara, masih berlangsung proses inventarisasi kerusakan, rumah RR sebanyak 1.215 unit (data sementara, masih berlangsung proses inventarisasi kerusakann). Jembatan RB 7 unit (Jembatan Gunung Nago, Jemb. Kalawi Limau Manis, Jemb. Kp Jambak Batipuh Panjang, Jemb. Baatok Guo, Jemb. Sawah Liek, Jemb. Kp. Tanjung, Jemb. Batu Busuk) RR 1 Unit (Jemb. Muaro Baru). Jalan putus/longsor 870 meter (Jl Batu Busuk 250m, 120m, Jl Inspeksi Batang kubung 200m, Jl inspeksi koto tuo 150m, Jl di kampung jambak Kel. Gunung Sarik 150m) Rusak Ringan (jl Irigasi, jl lambung bukit
Bendungan,
RB 11 unit (Bend. Rasak Bungo, Bend. Koto Lalang, Bend D.I. Kasang II, Bend DI Kapalo Hilalang, Bend Limau Manis, Bend Beringin lb sarik, Bend Beringin beringin, Bend Beringin lb hantu, Bend Batu Busuk Sungkai I, Bend Batu Busuk Sungkai II, Bendungan Batu Busuk Pasa Lalang)
RS 2 unit (Bend DI Sei Latung, Bend D.I Sei Guo)
Daerah Irigasi 4 RB (D.I Lubuk Minturun, DI Lb Tempurung, DI Lb Lagan, DI Guo atas. Intake PDAM RB 5 (Intake Palukahan, Intake Guo Kuranji, Intake Kampung Koto, Intake Pompa Latung, Intake Gravitasi Latung), UPTD Irigasi 1 RB (Gunung Nago), SPAM Palukahan dan Taban. Jalur pipa transmisi DN 400mm GI putus, ±234m dan ±614m. Pipa distribusi DN 400mm HDPE putus ±200 M. SPAM Latung (Intake Latung Pompa), Pipa transmisi 3 x DN 300mm hanyut, masing-masing sepanjang ±36 m
c. SPAM Guo Kuranji, Pipa transmisi DN 250mm GI hanyut terbawa arus, sepanjang 150 mm Pipa distribusi DN 280mm ACP hanyut terbawa arus sepanjang 130 m
Jembatan pipa DN 250mm di jembatan Kampung Tanjung putus sepanjang 25 m, SPAM Jawa Gadut, Pipa distribusi DN 200mm HDPE di Gunung Nago hanyut sepanjang 150 m
Jembatan pipa DN 200mm GI di jembatan Gunung Nago hanyut sepanjang 100m. Jembatan pipa DN 200mm dan DN 150mm di Koto Panjang Limau Manis putus, masing-masing sepanjang 85 m
Tebing Longsor, Sungai Koto Lalang 200 meter dan Tebing Perum Graha 3 Lubuk Minturun 110 mete. Drainase : RB 1225 m RR 1600 m. Perkiraan nilai kerusakan sementara sektor infrastruktur jalan, jembatan, bendungan dan sungai pertanggal 5 Desember 2025 senilai Rp242.257.370.855,- (data dari Dinas PUPR Kota Padang)
Sekolah RB 5 Unit, RR 17 Unit (data Dinas Pendidikan Kota Padang pertanggal 2 Desember 2025)
Sarana Sosial, Masjid RB 1 RR 1, Mushalla RB 5, Pesantren RB 2, Posko Pemuda RB 1. Pertanian berupa lahan Sawah/Ladang 3.139.58 ha (data Dinas Pertanian Kota Padang per tanggal 5 Desember 2025). Peternakan berupa Sapi 5 Mati, Ayam dan itik 14.577 mati, Kambing 45 Mati, Kandang RB 25 rr 31 (data Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Kota Padang pertanggal 5 Desember 2025). Perikanan berupa 61 orang nelayan terdampak
Akses Transportasi
Terputus Jembatan Gunung Nago yang menghubungkan akses dari Kapalo Koto ke lambung Buki. Terputus Jembatan Kalawi Limau Manis yang menghubungkan akses dari Kp Kalawi ke Jl Raya Kalumbuk. Terputus Jembatan Kp Jambak Batipuh Panjang yang menghubungkan akses dari Kampuang Jambak ke Rumah Lubuk Buaya
Terputus Jembatan Baatok Guo yang menghubungkan akses dari Belimbing ke Kp Tanjuang. Terputus Jembatan Sawah Like yang menghubungkan akses dari Jl Raya Nanggalo ke Sawah Liek
Terganggunya akses Jembatan Kp Tanjung yang menghubungkan akses dari Kp Tanjung ke Gunung Sariak. Terganggunya akses Jembatan Batu Busuk yang menghubungkan akses dari Koto Tuo ke Batu Busuak. Terputusnya Jalan Batu Busuk sepanjang 370 m akibat banjir dan longsor. Terputusnya jalan Inspeksi Batang kubung sepanjang 200 m akibat banjir dan longsor. Terputusnya jalan inspeksi koto tuo sepanjang 150 m akibat banjir dan longsor
Akses Komunikasi
Sampai dengan saat ini jalur komunikasi masih dalam kondisi aman. Dukungan Bantuan dari BNPB Tahap I
Tanggal 30 November 2025, Paket Sembako 500 pak, Selimut 100 pcs, Tenda Pengungsian (6×12) 2 Unit, Tenda Keluarga (4×4) 50 Unit
Kebutuhan Logistik
Tanggal 27 November 2025 sudah diusulkan ke BNPB melalui surat permohonan Wali Kota no 300.2.3/161/BPBD-Pdg/2025 dengan permintaan, Mobil tangki 2 unit, Mobil dapur umum 2 unit, Perahu karet 10 unit, Handy talky 50 unit, Chain saw 5 unit, Tenda pengungsi 100 buah, Mantel Hujan 100 buah, Pelampung 50 buah, Sepatu boot 50 buah, Senter 50 buah, Baju kaos lapangan 250 buah, Family kit 500 paketm Matras 1000 buah, selimut 1000 lembar, Sembako 1000 paket
Tanggal 2 Desember 2025 sudah diusulkan ke BNPB melalui surat permohonan Wali Kota no 300.2.3/163/BPBD-Pdg/2025 dengan permintaan, Family kit 5000 paket, Sembako 5000 buah, Makanan siap saji 5000 paket, Air minum 5000 dus, Pakaian layak pakai 5000 helai, Pakaiana dalam (dewasa & anak) 5000 helai, Velbed 2000 buah, Tepal 500 lembar, selimut 1000 lembar, Obat-obatan 200 paket Excavator 7 unit, Mobil dapur umum 2 unit
Mobil tangki air 4 unit, Chainsaw 20 unit, Pompa air 10 unit, Tangki hidran umum (HU) 50 unit peralatan dan bahan pembersihan pasca bencana, Sepatu boot 1000 pasang, Cangkul 1000 buah, Sekop 1000 buah, Gerobak dorong 1000 buah, Serokan air karet 500 buah
Sikat lantai 2000 buah, Disinfektan/ karbol 5000 buah, Sarung tangan kain 1000 pasang, Sarung tangan karet 1000 pasang, karung goni/ kantong sampah 2000 lembar
Tindak Lanjut
Pemerintah daerah menetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 Hari terhitung mulai tanggal 25 November 2025 sampai dengan 8 Desember 2025 dengan nomor 795 tahun 2025.
Pendirian posko, tenda pengungsian, dan dapur umum yang tersebar di 22 titik posko pengungsian dan 18 dapur umum dinas sosial
Pendistribusian bantuan logistik dan kebutuhan dasar dari posko utama ke posko pengungsian. Pemberian layanan kesehatan bagi pengungsi oleh Dinas Kesehatan dan beberapa Instansi Kesehatan Normalisasi jalur transportasi dilakukan melalui jalan alternatif
Pembersihan akses jalan, fasilitas umum, dan pemukiman di 76 titik oleh tim gabungan. Pemasangan Hidran Umum yang 48 unit tersebar dalam 43 lokasi.Penyaluran air bersih sebanyak total 932 truck tangki air. Pengerahan alat berat untuk pembersihan akses jalan sebanyak 47 unit. Bersambung. Nv


