
PADANG, INVESTIGASI_Sudah lama berjalan, sudah hitungan bulan. Namun, tak ada yang menghentikan. Semua berjalan tanpa hambatan. Meski, ada larangan dan teguran, namun terkesan diabaikan. Seakan barang diambil tak bertuan
Sekilas cerita itu, terjadi di Gunung Nago, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat. Sekelompok pemuda mengambil material batu penahan tebing. Ditenggarai material batu diambil itu dari proyek penanganan bencana
Warga resah, masyarakat gundah, aktifitas pengambilan batu penahan tebing itu, dilakukan menggunakan mobil pick up. Kekhawatiran warga, wajar terjadi, disebabkan cuaca ekstrem dan musim hujan sekarang ini
Apalagi, trauma bencana masih membias di mata, masih perih terasa. Tidak saja, kehilangan harta benda, juga nyawa. Dengan diambilnya batu penahan tanggul/tebing itu, akan menghancam keselamatan warga
Warga mengaku, aktifitas ini sudah berjalan selama tiga bulan. Dan, diduga pelakunya merupakan warga sekitar. Bahkan, juga disebut berasal dari kampung tetangga. Aktifitas inipun dilakukan secara berkala
Adakah, Dijual Kepada Rekanan
Dugaan ini, bukan tanpa alasan. Tapi, diprediksi bisa terjadi. Apalagi, sekarang sedang maraknya pekerjaan proyek. Baik proyek menggunakan dana APBD maupun APBN.
Material batu, mendominasi untuk pekerjaan, selain pasir dan kerekel (koral). Kalau dijual kepada rekanan, perlu dipertanyakan. Sebab, membeli material curian dan illegal. Namun, sampai sekarang, belum ada kepastian. Masih dilakukan penelusuran
Penulis
Novri Investigasi


