
PADANG – INVESTIGASI,
Walikota Padang Fadly Amran akan hadiri Musda IX LKAAM Kota Padang, di Gedung Kantor Balaikota Padang, 16 September 2026. Disamping itu juga diharapkan kehadiran Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Dt. Nan Sati dan pejabat penting daerah ini
Kehadiran walikota sangat ditunggu para Ninik mamak sebagai salah satu upaya pemberi semangat dalam merumuskan berbagai kebijakan atau program LKAAM lima tahun mendatang.
Sampai saat ini yang ingin mengisi kursi Ketua LKAAM Kota Padang lima tahun mendatang cukup signifikan/ banyak peminat
Setidaknya saat ini sudah muncul tujuh bakal calon (bacalon) Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang.
Balon tersebut menyatakan kesiapannya maju, antara lain, Syahril Ulbi Datuak Bagindo Rajo, Hendri Yazid Datuak Rajo Diguci, Irwan Basir Datuk Rajo Alam dan Rusli Rajo Mahmud. Selanjutnya, ada nama diapungkan, Musda Firman Datuak Rajo Diguci, Herman B Datuak Ibrahim dan Andree Harmadi Algamar Datuak Sangguno Dirajo.
Proses pendaftaran pencalonan masih terbuka hingga dua hari menjelang Musda IX. LKAAM maupun KAN se-Kota Padang dan terbuka bagi tokoh-tokoh lain yang dinilai memiliki kompetensi dan mampu memimpin ke depan,” ucap Panitia Panitia Musda IX Drs. H. Yol Kaharuddin Dt. Sati Nan Balapiah didampingi Sekretaris Panitia, Helfin Rajo Sampono dan Ketua Steering Commitee Ery Iswandi BSc, Dt. Peto Muhammad serta Bendahara M Nazif Malin Basa, kemaren.
Beberapa kali pertemuan sudah dibahas tata tertib maupun persiapan lainnya,
Musda nanti diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan sukses sesuai mekanisme dan aturan berlaku serta betul betul suara para Ninik mamak se kota Padang.
Untuk tata tertib pemilihan , seluruh Ketua LKAAM Kota Padang dan Ketua KAN se-Kota Padang sudah bertemu dan berdialog membahas rancangan tata tertib (Tatib) Musda.
untuk pencalonan Ketua LKAAM Kota Padang diusulkan empat LKAAM atau dua KAN yang ada di Kota Padang.
Sementara untuk pemilihan, masing-masing LKAAM dan KAN se-Kota Padang memberikan satu suaranya. Ditambah, satu suara masing-masing berasal dari LKAAM Sumbar, LKAAM Kota Padang dan Forum Komunikasi Kerapatan Adat 9 Nagari. –richard


