
PASBAR, INVESTIGASI_Dugaan permainan curang, menyertai Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Jembatan Gantung Batang Taming, Silaping Ranah Batahan Pasaman Barat melalui Inpres Jalan Daerah. Pekerjaan mega proyek ini, patut dipertanyakan.
Pasalnya, pelaksanaan pekerjaan dilapangan, rekanan pemenang tender, mensubkon kan sebagian pekerjaan kepada pihak lain.
Investigasi dilokasi kegiatan
IJD, Pembangunan Jembatan Gantung Batang Taming Silaping Ranah Batahan Pasaman Barat ditemukan proses pekerjaat patut dipertanyaan.
Ahmad Rangkuti, salah seorang Subkon mengaku telah melakukan sebagian pekerjaan pada pelaksanaan Jembatan Gantung Batang Taming. Ia juga mengaku, join bertiga, guna menuntaskan pelaksanaan pekerjaan. Mulai dari penyediaan, timbunan material galian C hingga pekerjaan mayor lainnya.
Terkait material galian C didatangkan Ahmad Rangkuti, tidak menjelaskan secara rinci. Diduga, persyaratan dukungan material, saat lelang tak sesuai dengan material yang digunakan untuk pekerjaan. Begitu, juga Alat Pelindung Diri (APD) terkesan diabaikan
Kejanggalan lainnya, pelaksanaan pekerjaan jembatan Gantung Batang Taming, terlihat menggunakan alat berat berukuran mini (Mini Excavator). melakukan pekerjaan perapian hingga pemadatam akses jalan menuju Jembatan Gantung. Pertanyaan lainpun membias, darimanakah penyediaan BBM Jenis Solar. Adakah tertuang dalam kontrak kerja rekanan penyedia menggunakan alat berat.
PPK 1.4 Gustaf Riyadi, saat dikonfirmasikan belum memberikan jawaban terkait proses pelaksanaan kegiatan Jembatan Gantung Batang Taming. Hingga berta ini diterbitkan belum mendapat respon dari PPK 1.4 Satker PJN Wilayah 1 Sumbar. Buyung


