
Ada pemandangan menarik, saat memasuki pintu belakangan kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Sumbar. Kenapa tidak, mata kita disuguhkan dua gedung yang berbeda
Satu bangunan, terlihat terbengkalai. Kalau istilah lainnya mangkrak. Kerasnya lagi mangkrak abadi. Bukan asal sebutan bangunan itu, sudah beberapa tahun tak tersentuh untuk dilanjutkan
Walau bangunan itu, merusak pemandangan. Tanda tanya banyak orang. Tiang beton dan bangunan terbengkalai, menambah kusam lingkungan perkantoran di Rumah Bagonjong. Dibiarkan begitu saja. Hanya berfungsi tempat berteduh kendaraan saja
Tiang beton tak berdinding dan terlihat kusam ini, menambah daftar panjang proyek mangkrak di Pemprov Sumbar. Sebelumnya, Gedung Taman Budaya, bak rumah hantu tak berpenghuni. Stadion Utama Sumbar, tak kunjung selesai dan banyak lainnya.
Gedung Poliklinik Kesehatan di Renovasi
Kembali kita ke kawasan perkantoran Rumah Bagonjong. Persis didepan bangunan mangkrak abadi itu, Gedung Poliklinik Kesehatan, sedang dilakukan renovasi dan pengecatan Escape Bulding. Bahkan, dalam proses pekerjaan
Proyek nilai kontrak Rp563. 882.446.000, kontraktor pelaksana CV. Pipago, masa pelaksanaan 90 hari kalender 13 Juli 11 Oktober 2026, bakal menghilangkan kusam dan menambah daya tarik gedung itu. Dinding yang pudar, akan dilakukan pengecetan
Tentu ini, menjadi tanya warga maupun kalangan jasa konstruksi. Disatu sisi, ada renovasi gedung, disisi lain gedung terlihat terbengkalai, tak terawat dan mangkrak.
Padahal, posisinya berdampingan dan satu komplek di kawasan perkantoran Rumah Bagonjong.
Kalau dikatakan terkendala anggaran, itu hanya alasan saja. Untuk kebutuhan rumah tangga, rehab rumah dinas gubernur dan wakil gubernur, ada anggaran tersedia.
Belum lagi, pembangunan fisik lainnya. Lalu, kenapa gedung di belakang ruangan kerja Gubernur dan wakil, terlihat tiap, kok dibiarkan begitu saja. Entahlah!
Penulis
Novri Investigasi


