
PADANG, INVESTIGASI_Tertutup, diam dan bungkam menyertai pekerjaan proyek di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) dr Rasidin Sungai Sapih Kota Padang. Tiga paket pekerjaan diprediksi berasal dari Pokok Pikiran, tak disertai plang proyek sebagai identitas pekerjaan yang harus diketahui publik
Sehingga, tranparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pekerjaan tiga paket itu dipertanyakan. Sekedar ilustrasi, ada tiga paket yang sedang dilaksanakan di rumah sakit daerah dibawah pimpinan Lisnawati yang menjabat sebagai Direktur
Tiga paket itu, saluran drainase, lahan parkir dibagian belakang dan ruang istirahat Direktur RSUD dr. Rasidin. Namun tak satupun, terlihat identitas pekerjaan. Terkesan menutupi siapa rekanan yang mengerjakan, berapa besaran anggaran, kapan di mulai dan selesai, berapa hari kalender masa pelaksanaan
Tertutup pihak rekanan dan Direktur terhadap pekerjaan proyek itu, terkesan tak mengindahkan UU No 14/Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Presiden Nomor 46 Tahun 2026, Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018, tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintahan
Dengan adanya papan informasi/proyek itu, masyarakat juga bisa mengawasi pekerjaan. Tentu, timbul pertanyaan kenapa ditutupi, jika memang tak ada masalah. Kenapa diam, kalau tak ada yang disembunyikan
Bukan tanpa alasan, demi mendapatkan jawaban, media ini mengkonfirmasikan kepada Lisnawati, termasuk siapa pemilik Pokir. Namun, tak kunjung mendapat jawaban. Padahal sudah satu hari menunggu jawaban. Dikonfirmasikan Minggu (13/9), namun hingga Senin (14/9) tak kunjung direspon. Lalu bagaimana fisik pekerjaan dilapangan?
Penulis
Novri Investigasi


