
oleh : Pengangkut Jiwa Pejuang Rasa Pejuang Hati untuk Seorang Bidadari yang Tak Pernah Kembali
Aku tidak lagi mencari.
Dan aku tidak sedang menunggu siapa pun.
Bukan karena aku tidak ingin mencintai lagiโฆ
Tapi karena tak ada lagi yang tersisa untuk kucintai.
Aku telah habis,
โuntukmu.
Jika suatu hari nanti ada seseorang datang dan mencoba mendekat,
Yang akan mereka temukan hanyalah raga,
bukan aku.
Tubuh ini mungkin masih berjalan.
Masih bicara, tersenyum, pura-pura kuat.
Tapi jiwakuโฆ
Telah ikut pergi bersamamuโ
Saat kau berpaling tanpa berpamitan.
Tak ada lagi yang bisa kuberi.
Karena semua yang layak diberi,
telah kuletakkan di altar harapan padamu.
Cinta?
Kutelan mentah-mentah dalam sunyi, hingga luka.
Janji?
Kutulis dengan darah, dan kuserahkan padamu.
Rasa?
Telah kupeluk erat dan kusobek sendiri saat kau tak kembali.
Yang ada kini hanya aku yang tak lagi utuh,
duduk diam, menatap hariโฆ
tanpa cahaya.
Seseorang pernah berkata:
“Kamu harus membuka hati untuk cinta baru.”
Tapi bagaimana membuka pintu
jika seluruh rumah telah runtuh?
Kepada kamuโฆ
Yang pernah kusebut satu-satunya.
Yang pernah kupeluk dalam doa,
dan kucintai lebih dari hidupku sendiriโฆ
Kau adalah jawaban dari setiap tanya,
tapi tak pernah menjadi milikku.
Dan akuโ
aku adalah lelaki yang membiarkan dirinya hancur,
demi menjaga seluruh cintanya tetap utuh
untuk seorang bidadari
yang tak pernah kembali.


