
PASBAR, INVESTIGASI Guna memastikan kelancaran Pembangunan Jembatan Sasak – Maligi (P 003.2 ) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas BMCKTR Sumbar melalui Pelelangan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Pemprov Sumbar memenangkan penyedia jasa PT.Kamala Unida.
PPK Pembangunan Jembatan Sasak – Maligi (P 003.2 ) Davit mengatakan, pihak nya sudah komunikasi dengan pihak kontraktor pelaksana apa yang menjadi kewajiban kontraktor dilokasi proyek sudah kita intruksikan mulai dari Papan Informasi terbaru hingga suplayer material timbunan yang wajib di datangkan dari perusahaan galian C yang ber izin lengkap.
Pembangunan jembatan ruas Sasak – Maligi terkontrak 29 Juli 2026 dengan
Nilai kontrak Rp.19.441.575.174 , nomor kontrak : 630/01/KTR-JBT.P.033.2-BM/VII/2026 tertanggal 29 Juli 2026. dengan waktu pelaksanaan 150 Hari kalender , kontraktor pelaksana PT.Kamala Unida, untuk Konsultan Supervisi yakni PT.Ganesa Pratama Consultan.
Ia, sangat berterima kasih dengan adanya kontrol sosial dari rekan – rekan media. Sehingga kita segera mengetahui kondisi lapangan. Selain menerima laporan dari internal juga kita bersyukur ada pengawasan dari masyarakat setempat.
Ia tidak membantah, terdapat keterlambatan penetapan pemenang konsultan, sehingga lebih dahulu pemenang pembangunan Jembatan Sasak – Maligi di bulan Juli. Sementara untuk konsultan pengawas perusahaan pemenangnya terbit di bulan agustus 2026.” Kita sudah perintahkan papan informasi diperbaiki serta dicantum kan nama konsultan pengawasnya dan pihak rekanan sudah memperbaiki dan memasang papan informasi terbaru di lokasi kegiatan,” ujar Davit.
BMCKTR Sumbar sudah melakukan komunikasi terkait sumber material yang di datangkan oleh rekanan. Mestinya berasal dari sumber galian C yang memiliki izin lengkap dan masih berlaku.
“Sementara itu, untuk bobot pelaksanaan
Pembangunan Jembatan di Ruas Sasak – Maligi sudah mencapai 66 %,” ucap Davit.
Kilas Balik
Selanjutnya , konfirmasi kontraktor pelaksana PT.Kamala Unida melalui Manager Teknik Rinal Fatri.ST didampingi Akbar menjelaskan pelaksanaan Pembangunan Jembatan di Ruas Jalan Sasak – Maligi (P 003.2) ada dua titik yakni Jembatan Bancah Galinggang dan Jembatan Suak.
Pelaksanaan jembatan di ruas ini di bangun jenis jembatan Balley dengan ukuran Jembatan Bancah Galinggang
dengan panjang bentang jembatan 51 Meter, lebar lantai Jembatan 4,10 neter. Sementara, Badan jalan 4,2 Meter.
Sedangkan Jembatan Suak dengan Panjang bentang 42 meter lebar jembatan 6 meter. Kedua Jembatan tersebut menggunakan rangka baja.
Ia mengatakan, memasuki pelaksanaan minggu ke tujuh capaian progres 66 %. Dengan capaian rangka baja jembatan sudah berada di lokasi kegiatan.
Guna menunjang pelaksanaan pekerjaan jembatan , serapan tenaga kerja lokal memakai 6 tenaga kerja lokal skil dan non skil. Sementara penggunaan alat berat saat ini satu unit Excavator dan satu unit Crane.
Selanjutnya, material, timbunan Sirtu pelaksana papangan Rinal mengatakan berasal dari perusahaan mana dia tidak mengetahui pasti. Sebab, sudah sampai dan terbongkar di lokasi sebanyak 19 Dumtruk.
Dan sampai saat ini belum ada material timbunan yang masuk atau di pesan ke lokasi proyek.
Selanjutnya, Quality Control PT.Kamala Unida Olvo Fernando Hendri di simpang empat mengaku sudah mendatangkan sebanyak 19 Dumtruk untuk timbunan di lokasi Pembangunan Jembatan Sasak – Maligi. Setelah ramainya adanya pemberitaan terkait legalitas perusahaan JJS sampai saat ini kami tidak lagi melakukan pemesanan melalui perusahaan tersebut.
“Awalnya, kami hanya meminta surat dukungan namun tidak di perlihatkan surat – surat lainya seperti RKAB. Kedepannya, kami akan lebih hati – hati dalam melakukan pemesanan material timbunan, agar tidak terjadi masalah dikemudian hari. Terkait papan informasi dilapangan sudah dilakukan perbaikan dan telah di pasang papan informasi yang terbaru,” tutup Olvi di Simpang Empat Barra Cafe.
(BUYUNG)


