
Pasaman Barat, Investigasionline– Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menggelar Konferensi Kerja Tahun 2026 dengan mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas, Guru Sejahtera Prestasi Meningkat.” Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam merancang arah pembangunan pendidikan di daerah tersebut.
Konferensi yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Pasbar penuh semangat itu dihadiri perwakilan dari 11 cabang PGRI se-Pasaman Barat. Selain itu, turut hadir jajaran pengurus PGRI kabupaten serta unsur pemangku kepentingan pendidikan.
Bupati Pasaman Barat Yulianto, melalui, Kepala Dinas Pendidikan Pasbar,, Kamis (12/2/2026) Imter Pedri, menegaskan pentingnya merumuskan program kerja yang terarah dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan. Ia menyebut konferensi kerja bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum evaluasi dan perencanaan masa depan.
“Kita harus merancang langkah ke depan yang benar-benar bermanfaat bagi guru dan berdampak luas bagi masyarakat. Mutu pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah menjadi prioritas utama dalam mendukung terwujudnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Program-program yang disusun diharapkan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Sementara itu, ketua PGRI Pasbar, A. Maulana Lubis, didampingi Sekretaris Dedi Satria dan Bendahara Imelda, menegaskan komitmen organisasi dalam memperjuangkan kesejahteraan dan profesionalisme guru. Menurutnya, PGRI akan terus menjadi garda terdepan dalam memperkuat solidaritas dan kapasitas anggotanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Sumbar, Efri Syahputra, serta Pembina PGRI Dedi Meilizon. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program peningkatan mutu pendidikan di Pasbar.
Pada acara yang berlangsung tersebut juga dibahas agenda rutin dua tahunan, yakni Pekan Olahraga, Seni, Pembelajaran, dan Keagamaan tingkat kabupaten. Kegiatan ini dinilai penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengembangkan potensi guru di berbagai bidang.
Selain itu, PGRI Pasbar juga menggelar pelatihan bagi para guru sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi profesional. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah.
Pada tahun 2026 ini, PGRI Pasbar juga menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan Polres setempat terkait perlindungan hukum terhadap profesi guru. Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya.
Saat ini tercatat sebanyak 3.005 guru aktif tergabung dalam PGRI Kabupaten Pasaman Barat. Dengan jumlah tersebut, PGRI optimistis mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan di daerah, termasuk menyukseskan peringatan Hari Ulang Tahun PGRI pada 25 November 2026 yang akan dirangkai dengan Pekan Olahraga Guru. fat


