
PADANG, INVESTIGASI_Suara azan mengalun syahdu. Dingin pagi menyejukkah hati. Keramaian sudah terlihat di Mushalla Al Mukaramah, Ketaping, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang
Ratusan peserta lomba manciang mania, panen ikan sudah berdatangan. Bahkan, sebelum lomba diawali subuh berjemaah. Mushalla Al Mukaramah, ramai jemaah, ratusan kendaraan roda parkir di halaman mushalla
Setelah sholat subuh, peserta manciang mania beranjak, mencari tempat yang aman dan nyaman untuk memancing. Garis peserta sudah disediakan, tinggal memilih tempat duduk, mengayunkan joran melemparkan panciangan
Diikuti Ratusan Peserta
Manciang mania, panen ikan Mushalla Al Mukaramah ini, merupakan kegiatan rutin yang selalu ditunggu pemanciang mania. Hanya membayar insert Rp60 ribu, bisa memanciang dari subuh sampai sore
“Seperti biasa, ratusan peserta, ikut menyemarakkan lomba manciang, panen ikan di Mushalla Al Mukaramah. Jauh hari, peserta sudah ada mendaftar. Sampai dihari H ini, 120 peserta yang mendaftar,” kata Evi Yurizal, Ketua Mushalla Al Mukaramah yang juga Ketua RW IV Ketaping.
Ia juga mengatakan, lomba manciang ini, juga menguntungkan warga, terutama yang berjualan. Tidak saja, pemanciang yang pedagang, warga yang berdagang juga ikut panen,” katanya, seraya suasana kondusif tercinta sampai lomba ini selesai sampai sore
Al, warga Tabing, mengaku puas dengan lomba manciang ini. Ia mengaku tidak absen setiap lomba manciang di mushalla ini. “Suasana yang nyaman, membuat peserta betah sampai sore,” katanya, sembari memuji, persiapan panitia atau pengurus mesjid.
Penulis
Novri Investigasi


