
PADANG, INVESTIGASI-Disepertiga malam, tepatnya 02.00 WIB, saat sebagian umat Islam mendapat undangan sholat sunnah Tahajjud, kabar duka terasa menyesakkan dada. Sahabatku, Febriansyah Falevi menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit M. Jamil Padang
Rasa tak percaya, sempat bercanda di kediamannya Jalan Raya Andalas. Sosok jurnalis cerdas itu, akan menjual rumahnya. Ada janji yang terucap saat itu, akan berusaha mempromosikan dan mencari pembeli. Belum sempat terealisasi, Tuhan berkehendak lain. Sahabatku kembali kepangkuanNya
Kabar duka, terasa mengalir deras di group WA dan FB. Karena, tak berjarak jauh dari rumah, saya langsung menuju rumah duka. Benar, karangan bunga dan susunan kursi menandai kepergian sahabatku. Innalillahi Wahinna Lillahi Rajiun. Itu yang terucap dibibirku
Tulisan Menginspirasi
Lama sudah bergaul dengan almarhum. 25 tahun lebih menjalani profesi, Aan panggilannya merupakan sosok jurnalis yang cerdas. Gaya featurenya dalam menyajilan berita enak dibaca. Pantas saja, ia menjadi sosok yang disegani saat menulis di Tabloid Zaman dan Harian Khazanah.
Analisanya terhadap berbagai persoalan, sangat cerdas. Mengungkap kasus yang terjadi, sangat teliti. Menghindari delik pers dan menyajikan berita berimbang, orangpun tak merasa tersakiti. Tulisannya pun menarik hati dan menginspirasi
Berbagai gelar disabet, ketika ada lomba karya tulis yang diselenggarakan berbagai instansi. Bukti, ia bukan saja seorang wartawan sejati, juga penulis menginspirasi. Kini, tak bisa lagi menikmati tulisannya. Sahabatku dipanggil Yang Kuasa. Hanya air mata melepas kepergiannya. Selamat jalan sahabatku. Sorga Allah menantimu
Novri Investigasi


