
PADANG, INVESTIGASI_Air mengalir jernih, jauh dari banjir, sungai bersih dan nyaman dipandang mata. Penggerukan sedimen menjadi jalan keluar dari permasalahan. Menjadi tanggung Operasional dan Pemeliharaan (OP) Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS V).
Tak berjalan sendiri, terus menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah, terus dilakukan. Siap, jika diminta bantuan. Siaga, jika diperlukan. Alat berat. stan by selalu dan siap meluncur, saat dibutuhkan
Penggerukan Sedimen Batang Arau
Sekarang,
dua alat berat jenis excavator, bergerak lincah menggeruk sedimen Batang Arau. Penggerukan dilakukan dua alat berat itu, terasa spesial. Bukan saja sebagai antisipasi banjir, juga untuk persiapan lomba selaju sampan memperingati Hari Ulang Jadi Kota Padang ke 356.
Dukungan alat berat, demi mengejar target penyelesaian pengerukan. Didukung lima truk pengangkut dari Dinas PU, Pelindo II Teluk Bayur, dan BWS Sumatera V Padang, diharapkan bisa selesai 2 Agustus 2025
Komitmen Operasi dan Pemeliharaan (PPK OP) BWS Sumatera V Padang itu, kata Satriawan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengerukan dilakukan sepanjang 340, merupakan bentuk dukungan BWS terhadap Pemerintah Kota Padang
“Pengerukkan Sungai Batang Arau ini merupakan bentuk partisipasi kami dalam peringatan HJK Padang tahun 2025 ini. Kami berharap melalui upaya ini dapat membantu kelancaran lomba Selaju Sampan, sekaligus mendukung penataan kawasan sungai secara berkelanjutan,” ujarnya.
Diakui, Sungai Batang Arau memiliki potensi luar biasa. Jika bersih dan tertata, kawasan ini bisa menjadi destinasi wisata sungai, tempat kapal pesiar dan kapal wisata bersandar. Apalagi ada tradisi Selaju Sampan yang diwariskan masyarakat Batang Arau dan Palinggam secara turun-temurun. Nv
.


