
Pasca bencana PT. Semen Padang turunkan alat berat, terdepan ‘basitungkin’ memperbaiki infrastruktur dan membangun tanggul rusak. Pertanyaan mengapung ke permukaan, saat proyek penanganan bencana mulai dikerjakan, apakah Semen Padang, juga digunakan rekanan saat mengerjakan proyek lapangan
Bukan kata puisi, bukan juga sastra menarik simpatik. Tapi, fenomena yang bakal dihadapi. Pasalnya, saat bencana yang meluluhlantakan Ranah Minang, infrastruktur hancur berantakan, pemukiman rata dengan tanah, fasilitas umum, bak kapal pecah, PT. Semen Padang ‘basitungkin’ di lapangan.
Pemulihan bencana, alat berat ‘setia’ hadir di lapangan. Komitmen perusahaan tertua itu, mendukung upaya pemulihan bencana jangan ditanya lagi. Hampir tanpa jeda, tak mengenal masa injury time, terus berjuang membersihkan sedimen, membuat jalur drainase agar air dari pemukiman mengalir ke sungai.
Membangun tanggul penahan air di titik titik rawan luapan, terus dilakukan, meski ‘bertarung’ melawan deras hujan’. Bahkan, terus memantau kondisi di lapangan dan menyesuaikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat. Kepedulian dan keprihatinan luar untuk nagari tercinta
Bak Kabau Sirah berjuang di lapangan hijau yang menyerang diberbagai lini, PT. Semen Padang pun menurunkan bantuan di berbagai lini. Membangun posko peduli bencana, menyalurkan bantuan logistik, tenaga medis dan relawan, membantu evakuasi, pendataan. Posko menjadi pusat koordinasi kebutuhan warga selama darurat.’ Duka Warga, Duka Kami’. Ketulusan bekerja di lapangan
Bukan Sekedar Cerita, Tapi Fakta di Lapangan
Ironis, itu tak bisa dipungkiri. Tapi, tak ada alasan untuk menghalangi,
itulah yang terjadi. Setiap tahun, setiap pekerjaan proyek, baik menggunakan dana APBN maupun APBD, Semen Padang, kurang mendapat tempat oleh rekanan dan penanggungjawab proyek. Memang tak melanggar kontrak, tak mempengaruhi mutu dan kualitas dan sesuai tipe yang diinginkan. Tapi, mencintai produk sendiri, ini perlu disadari
Apalagi, PT. Semen Padang, juga berkonstribusi untuk daerah ini, termasuk CSR yang terus bergulir. Saat bencana banjir longsor terjadi, kepedulian pabrik tertua ini, sangat dirasakan masyarakat. Terdepan bergerak di lapangan, tiada henti memberikan bantuan. Tekat membara tertanam di hati, duka warga juga duka kami
Pasca bencana, turunnya anggaran pemulihan bencana. Proyek mulai dikerjakan, rekanan bekerja dilapangan, sepatutnya juga memberi apresiasi. Perjuangan PT. Semen Padang, saat bencana terjadi, perlu juga menjadi perhatian. Setidaknya, menggunakan Semen Padang, mengerjakan proyek penanganan pasca bencana ini.
Penulis
Novri Investigasi


