
Padang, Investigasi_Tak jauh beda dengan persoalan menerpa KONI Sumbar, KONI Padang juga mengalami masalah yang sama. Apapun masalah, ini sangat mempengaruhi pembinaan dan prestasi atlit, termasuk di Kota Bingkuang
Inipun menjadi perhatisnbIwan Afriadi atau yang akrab disapa Irwan Sangir, salah satu bakal calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang.
Mengurai permasalah itu, ia mengundang para pengurus cabang olahraga (Cabor) untuk menghadiri rapat konsolidasi.
Rapat yang digelar di Rumah Makan Sederhana, Rabu (10/9/2025), dihadiri oleh puluhan pengurus Cabor serta beberapa anggota DPRD Kota Padang dan DPRD Provinsi Sumatera Barat.
Agenda utama rapat adalah untuk berdiskusi, memberikan masukan, mengidentifikasi kendala, mencari solusi, dan menyatukan visi demi meningkatkan kinerja serta efisiensi organisasi keolahragaan di Kota Padang.
Salah satu isu yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah terkait rencana Rapat Kerja (Raker) KONI Kota Padang. Raker yang digagas oleh Ketua dan Pengurus KONI Padang periode 2021–2025, Yusra Syarif Dt. Rajo Intan, dinilai menyalahi aturan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Undangan raker tersebut telah disebarkan kepada pengurus Cabor untuk digelar pada 12 September 2025 mendatang.
Menurut sejumlah pengurus Cabor yang hadir, langkah tersebut dianggap tidak prosedural.
“Kami, pengurus cabang olahraga, bersepakat meminta KONI Kota Padang untuk meninjau kembali dan menunda raker. Seharusnya dan Sesuai dengan AD/ ART KONI, KONI Wajib memberitahukan secara tertulis 14 hari sebelum raker dan bahan raker yang akan dibahas Wajib diberikan 7 hari sebelum hari raker kepada seluruh peserta raker dan anggota/ Cabor minimal, yang tujuan nya agar anggota juga bahas di organisasi nya masing masing dan dapat juga nanti nya didalam raker memberikan pendapar, usulan, rekomendasi atau pun keputusan nanti nya. ,” tegas Mahesa, salah satu pengurus Cabor.
Beberapa anggota DPRD yang turut hadir dalam rapat konsolidasi juga menyatakan harapan agar polemik di tubuh KONI Padang dapat segera diselesaikan demi menjaga marwah organisasi olahraga di kota ini.
Iwan Sangir Punya Jaringan Kuat di Pusat
Dukungan untuk Iwan Sangir, juga mengalir dari H. Maidestal Hari Mahesa, mantan anggota dewan Kota Padang tiga priode. Alasannya, Iwan Sangir, sudah lama bergelut di dunia olahraga.”Sosok yang pantas memajukan olahraga di Kota Padang ini,” kata Maidestal Hari Mahesa yang akrab dipanggil Esa, seraya mengatakan, dukungan juga berasal 39 Cabor.
Alasan lain Esa mendukung Iwan Sangir, karena sosok pengusaha sukses itu, mencintai dan peduli olahraga. Bahkan, pernah menjadi anggota DPRD Sumbar. “Ia juga punya jaringan yang kuat ke pusat,” imbuhnya
Dan yang mendukung untuk mendukung Iwan Sangir, lanjut Esa, karena dari dahulu ia melihat KONI merupakan bahagian dari pemerintahan. Tentu diharapkan, orang yang bisa komunikasi inten dengan kepala daerah dan punya waktu cukup untuk mengurus olahraga. Bukan sekedar sambil sambilan, sebab banyak olahraga yang diurus. “Semuanya itu, dimiliki Irwan Afriadi,” katanya mengakhiri. Rel/Nv


