
PADANG, INVESTIGASI_Banjir bandang melanda Kota Padang, meninggalkan duka mendalam. Rumah terendam, hanyut terbawa arus, derita yang dialami warga terdampak bencana. Salah satunya di Pasar Baru dan Kampus Unand. Sedimen tebal menutupi jalan
Perjuangan berat, membersihkan lumpur yang masuk kerumah dan pekarangan mereka. Alat berat, tak banyak membantu, karena hanya jalan dan fasilitas umum. Akibat warga terdampak bencana, berjuang sekuat tenaga, membersihkan sedimen tersisa
Debu Menganggu
Belum hilang rasa letih, letih masih mendera diri. Ingin istirahat dari rasa lelah. Sedimen sudah dibersihkan, kini ada lagi gangguan. Debu beterbangan sepanjang jalan Koto Tingga menuju Kampus Unand
“Belum rasa hilang, ingin istirahat dari rasa penat. Sekarang, tak bisa istirahat tenang. Karena debu masih menganggu,” kata An warga Kampung Periuk, Jumat (5/12) seraya mengatakan, habis sedimen, kini debu menganggu
Ia dan warga berharap agar Pemko Padang, bisa menyiram jalan yang masih berdebu. Apalagi, dilingkungan ini, banyak juga anak “Pandangan terganggu, nafas pun terganggu,” katanya. Semoga ini, menjadi perhatian. Sebab, debu itu juga melengket keatap rumah.
Penulis
Akang


