
Pasbar, Investigasionline– Kabar duka menyelimuti rombongan jemaah haji asal Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Seorang jemaah bernama Tamar (70), warga Kecamatan Kinali, meninggal dunia di Tanah Suci pada Kamis (13/6/2025) sekitar pukul 06.40 WIB.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh, Ronaldi mengatakan, Jumat (13/6/2025) mengatakan, almarhum sebelumnya mengalami gangguan kesehatan dan sempat mendapat perawatan intensif di King Faisal Specialist Hospital, Arab Saudi.
“Almarhum dirawat selama beberapa hari dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia pagi tadi waktu Indonesia. Kami turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya salah satu jemaah kita,” ungkap Ronaldi.
Ia juga menambahkan bahwa proses administrasi pemulasaran jenazah berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara petugas haji Indonesia dan pihak rumah sakit setempat.
“Alhamdulillah, semua prosesnya cukup cepat dan pemakaman pun telah dilaksanakan sesuai ketentuan syariah Islam di tanah suci,” ujarnya.
Dengan wafatnya Tamar, jumlah jemaah haji asal Pasaman Barat yang sebelumnya berjumlah 245 orang kini tersisa 244 orang. Ronaldi menjelaskan bahwa seluruh jemaah lainnya dalam kondisi baik dan tetap melanjutkan ibadah haji sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami terus mengimbau kepada seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan, terutama menjelang proses puncak ibadah haji dan persiapan pemulangan ke tanah air,” katanya.
Pihak Kemenag juga menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga almarhum di Kecamatan Kinali. Mereka berharap keluarga diberi ketabahan dan keikhlasan menerima kepergian almarhum di tempat yang sangat mulia.
“Kami juga sudah melakukan silaturrahmi ke rumah pihak keluarga untuk menyampaikan langsung kabar duka ini. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tambahnya.
Diketahui, jemaah haji asal Pasbar tergabung dalam Kloter VIII Embarkasi Padang dan telah tiba di Makkah beberapa waktu lalu untuk menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji tahun 2025.
Petugas haji daerah maupun pusat terus bersiaga dan memberikan pendampingan maksimal kepada seluruh jemaah asal Sumatera Barat, khususnya Pasaman Barat, agar ibadah dapat berjalan lancar dan aman.
Ronaldi menutup keterangannya dengan meminta doa seluruh masyarakat Pasbar agar jemaah yang masih menunaikan ibadah diberikan kekuatan, kesehatan, dan dapat kembali ke tanah air dalam keadaan selamat. FAT


