
Bagi pecinta Voli nama Dio Zulfikri sudah tak asing. Bukan wajahnya yang tampan, bukan bodinya yang kekar, tapi prestasinya yang luar biasa, sehingga dikenal banyak orang. Putra Zulkarnain yang akrab dipanggil Jon Abak, menjadi langganan Timnas Voli Putra Indonesia
‘ Rang Sarang Gagak Kuranji’ itu, dikenal sebagai atlit bola voli profesional. ia merupakan salah Setter terbaik se Asea Tenggara. Perpaduan skill dan kemampuan memimpin rekan rekan, ia dipercaya sebagai kapten, sekaligus pengatur serangan andal bagi klub Jakarta LavAni Livin Transmedia dan Kapten Timnas Voli Putra Indonesia
Buah jatuh tak jauh dari batangnya. Pepatah ini membawa Rio dinobatkan sebagai Best Setter Proliga 2026 pengumpan terbaik dalam kompetisi tertinggi bola voli Indonesia. Jon Abak orang tuanya juga mantan pemain voli kebanggaan Sumatera Barat. Voli Ball itu, menghantarkan menjadi Pegawai Pos Indonesia
Berkat dukungan, gemblengan dan disiplin yang tinggi diterapkan Jon Abak, mengantarkan pemilik tinggi badan 187 Cm itu, menjadi Setter terbaik di Indonesia. Suatu kebanggaan tersendiri yang telah mengharumkan nama orang tua, kampung halaman tercinta dan Indonesia
Rangkaian Prestasi
Posisi sama dengan orang tuanya Jon Abak yang dibesarkan di klub voli IOS (Ikatan Olahraga Sarang Gagak), pemuda kelahiran 15 Desember 1996 itu, sukses meraih segudang prestasi. Bukan saja, prestasi perorangan, juga membawa klub dan Indonesia menuju tangga juara.
Meraih medali emas Sea Games tiga kali berturut turut. Sea Games 2019 (Philipina), Sea Games 2021 (Vietnam) dan Sea Games 2023 (Kamboja). Begitu juga tingkat klub, prestasi Dio Zulfikri tak kalah mentereng. Juara Proliga (2024) membawa Jakarta LavAni juara Proliga dengan rekor tak terkalahkan.
Juara Livoli Divisi Utama (2025), memimpin LavAni Navy mempertahankan gelar juara. Bukan di Indonesia saja, ia sukses saat merantau ke Kamboja. Bersama klubnya Bodiguard Headguater, meraih gelar juara Techo League Cambodia 2024. Membawa Bogor LavAni menjadi juara Proliga (2022) dimusim debut diklub tersebut.
Tak pernah berhenti dan terus berprestasi, tahun 2026 ini, Dio panggilan akrabnya, meraih penghargaan individu, Best Setter Proliga 2026 sebagai pengumpan tertinggi dalam kompetisi kasta tertinggi bola voli Indonesia. Semuanya prestasi itu, berujung sebagai kandidat pemain kuota Asia untuk Voli Korea (KOVO)
Langkah besar Putra Ranah Minang, Anak Rang Sarang Gagak’ Kuranji, Kota Padang, Sumbar. Prestasi yang ditoreh, sangat luar biasa dalam perjalanan kariernya. Dio Zulfikri, bukan lagi kebanggaan orang tua, kampung halaman, Ranah Minang, bahkan Indonesia. Terus melangkah, kepakkan sayapmu, terbang tinggi meraih prestasi Dio Zulfikri
Penulis
Novri Investigasi


