
Menarik mengupas pekerjaan proyek peningkatan jalan Dama Gadang – Ujung Guguk – SP Kuranji, Kabupaten Agam, Provinsi Sumbar. Apalagi, pekerjaan Hotmix di atas tanah gambut itu, sempat dikadukan ke KPK.
Viral dan menjadi sorotan di media sosial, juga mengiringi pekerjaan yang terkesan kejar tayang diakhir tahun 2025. Proyek tanggungjawab Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Sumbar, mulai pekerjaan 11 Juli 2025, menjadi perbincangan berbagai kalangan.
Kenapa tidak! Proses pekerjaan Hotmix di atas tanah gambut itu, rentan ambruk, jika tidak dikerjakan sebagaimana mestinya. Begitu juga tujuan dikerjakan jalan di perkebunan sawit, bukan untuk kepentingan orang banyak, sebab sepi penduduk
Tidak saja mutu dan kualitas proyek dikerjakan PT. Aura Mandiri dipertanyakan. Pekerjaan dengan pagudana Rp15.999.915.048, berada di lokasi tanah yang labil. Terbukti, sebelum pekerjaan dimulai, sudah ada mobil terperosok. Azaz manfaat dari pekerjaan juga dipertanyakan.
Sudahkah, Sesuai Spesifikasi Teknis dan Bagaimana Mutu dan Kualitas?
Memang hasil pekerjaan sudah terlihat. Hamparan aspal hitam sudah membentang panjang. Namun, menjadi pertanyaan, apakah pekerjaan akan bertahan lama. Sebab, Hotmix itu dikerjakan di atas tanah gambut yang mempunyai resiko tinggi.
Sebab, pekerjaan Hotmix di atas tanah gambut, perlu ketelitian dan ke hati hatian. Dan, terpenting lagi, memerlukan perhatian khusus, sebab sifat tanah gambut tidak stabil dan rentan penurunan. Bahkan, persyaratan yang harus dilalui, agar pekerjaan Hotmix tak terban dan ambruk.
Baik itu, pengerukan, pemasangan geotekstile dan drainase mencegah penurunan dan genangan air. Intinya, setiap proyek memiliki kondisi yang unik, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan perencanaan yang teliti, sebelum pekerjaan hotmix. Termasuk penggunaan Hotmix yang tepat
Berpacu dengan waktu, mengejar target akhir tahun, tentu beresiko terhadap pekerjaan, karena rentan mutu dan kualitas terabaikan. Asal selesai, sering dilakukan, agar tak terjadi keterlambatan pekerjaan. Berujung tambahan waktu dan denda pekerjaan. Bersambung
Penulis
Novri Investigasi


