
PADANG, INVESTIGASI_Belum kering air mata. Duka masih membalut jiwa. Tinggalkan rumah, mengungsi, menghindari bahaya banjir yang menerpa. Bagian dari derita dialami warga saat musibah menimpa Ranah Minang, terutama Kota Padang.
Hari hari dilalui terasa berat, cuaca ekstrem masih mencekam. Apalagi, menjalani penderitaan ditempat pengungsian. Menjadi beban pikiran dan perasaan. Namun, bagi warga Kecamatan Nanggalo yang terdampak banjir, masih bisa tersenyum
Soalnya, Gedung Serba Guna Kampung Lapai yang dibangun menggunakan dana Pokok Pikiran (Pokir) Mastilizal Aye, tempat pengungsian terasa lebih nyaman. Menghindari hujan dan dinginnya malam
“Gedung Serba Guna Kampung Lapai dibangun dari Pokir Mastilizal Aye, Wakil Ketua DPRD Kota Padang sangat dirasakan manfaatnya bagi warga. Menjadi tempat pengungsian saat rumah warga kebanjiran.
“Alhamdulillah, bantuan juga dari meringankan beban,” kesah Marni warga terdampak bencana
Bantuan Andre Rosiade Pelipur Lara
Saat dingin malam merasuk tulang. Rasa lapar mulai, menyerang. Kamis (27/11) Andre Rosiade datang menjalang. Kedatangan anggota dewan yang sangat peduli penderitaan warga, bagaikan pelipur lara ditengah duka. Bantuan 150 nasi bungkus dan uang Rp5 juta, bagaikan setetes air di Padang pasir Bahkan, Walikota Fadly Amran, ikut datang menyejukkan hati warga
“Kolaborasi Mastilizal Aye, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Padang dan Andre Rosiade, Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar, memberikan bantuan kepada warga terdampak, manfaatnya sangat dirasakan. Sosok wakil rakyat yang sangat peduli derita dialami rakyat,” ungkapnya berbalut dingin malam berbaur bersama Mastilizal Aye dan Andre Rosiade
Penulis
Novri Investigasi


