
PADANG- INVESTIGASI ,
Kalau tidak ada aral melintang Kepengurusan LKAAM Kota Padang yang baru periode 2026/ 2031akan dilaksanakan September 2026, di Gedung Kantor Balaikota di Air Pacah Padang.
Musda tersebut akan dihadiri Walikota Padang Fadly Amran, Pengurus LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Dt. Nan Sati,, Pengurus LKAAM Padang Syafril Ulbi Dt Bagindo Rajo, LKAAM dan KAN Kecamatan se Kota Padang, unsur Ninik mamak dan lainnya
Hal tersebut terungkap dalam rapat Panitia Musda IX, di Gedung LKAAM Sumbar, Selasa 21/7/2026.
Panitia antara lain, Ketua Yol Kaharuddin Dt. Sati Nan Balapiah, Sekretaris Helfin Rajo Sampono, Bendahara H.M. Nazif Malin Basa.
Disamping itu juga ada Ketua SC Ery Iswandi Dt Peto Muhammad, Ketua OC Rusli Rajo Mahmud dan masing masing didukung beberapa anggota,
Juga ada Seksi Humas dan Dokumentasi antara lain, Richardi Akbar, Anesa Dt.Asa Dirajo, Desman Boy Dt. Rajo Dihilie
Juga didukung seksi seksi lainnya, antara lain seksi acara dan perlengkapan, seksi keamanan dan seksi konsumsi, masing masing didukung beberapa orang anggota .
Untuk menjadi Ketua LKAAM Padang pada Musda tersebut terbuka untuk 11 kecamatan, dan yang mewakili kecamatan atau LKAAM dan KAN, harus mendapat rekomendasi tertulis dari pemangku adat setempat, termasuk terbuka peluang bagi pengurus lama.
Setidaknya ada 23 suara yang akan berhak memilih, yaitu LKAAM Padang satu, KAN Kecamatan 10, LKAAM Kecamatan 11, LKAAM Propinsi satu.
Diharapkan pemilihan pengurus tersebut akan berlangsung terbuka dan transparan sesuai aturan berlaku atau ADART
Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Dt. Nan Sati, menyambut positif akan diadakannya Musda tersebut. Diharapkan akan berlangsung aman dan lancar sesuai mekanisme yang ada di lembaga tersebut.
Kata Ketua Panitia Pelaksana Yolanda Kaharuddin Dt Sati Nan Balapiah dan Sekretaris Helfin Rajo Sampono, segala persiapan Musda IX semakin dimatangkan, dan tetap mengacu pada ADART.
Nama nama kandidat masih belum mengapung, semoga beberapa hari ke depan akan muncul sesuai mekanisme.
Diharapkan dengan kepengurusan ini , nilai nilai adat tetap langgeng, terutama menegakkan Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah, anak kemenakan terjaga dengan baik. –richard


