
BANDUNG, INVESTIGASI_ Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (DPD Gebu Minang) Provinsi Jawa Barat resmi melantik jajaran pengurus baru untuk periode 2026–2031. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Balai Kota Bandung pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Acara sakral ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gebu Minang, Dr. H. Oesman Sapta Odang (OSO). Beliau secara resmi melantik Ir. Mulya Dt. Rajo Intan sebagai Ketua DPD Gebu Minang Jawa Barat terpilih beserta seluruh jajaran kepengurusannya.
Pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh besar Minangkabau skala nasional dan daerah. Salah satunya adalah Wakil Ketua DPP Gebu Minang sekaligus mantan Wali Kota Padang, Letkol Laut (Purn) Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si Datuak Sati yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LKAAM Sumatera Barat. Hadir pula sejumlah pejabat dan tokoh lainnya seperti perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Wali Kota Padang Fadly Amran, hingga perwakilan Wali Kota Bandung serta pengurus Gebu Minang dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Gebu Minang Oesman Sapta Odang menegaskan pentingnya peran strategis organisasi ini dalam menjaga persatuan masyarakat Minang di tanah perantauan. OSO berharap kepengurusan baru ini mampu berkontribusi nyata dalam memperkuat stabilitas ekonomi serta melestarikan adat budaya Minangkabau di Jawa Barat.
Sementara itu, kehadiran Fauzi Bahar dan tokoh-tokoh senior dalam pelantikan ini menjadi simbol dukungan penuh dari struktur pusat dan para tetua adat ranah Minang.
Semangat kebersamaan yang dibawa diharapkan dapat memicu akselerasi program kerja DPD Gebu Minang Jawa Barat, khususnya dalam membangun jembatan kolaborasi dan investasi yang saling menguntungkan antara masyarakat “rantau” di Jawa Barat dan kampung halaman “ranah” di Sumatera Barat.
Acara pengukuhan, juga dihadiri Rocky Gerung, berjalan lancar dengan mengusung tema “Sinergi Rantau dan Ranah dalam Menguatkan Ekonomi dan Budaya Minangkabau”.
Agenda ditutup dengan sesi foto bersama dan silaturahmi hangat antartokoh, mahasiswa, serta elemen masyarakat Minang yang menetap di wilayah Jawa Barat. (Ade)


